Syaraf Kejepit ? Clinic Ortopedi di Jepang Layani Konsultasi dan Pengobatan WNI

By Indonesia Maritime News 23 Feb 2024, 15:55:40 WIB Kesehatan
Syaraf Kejepit ? Clinic Ortopedi di Jepang Layani Konsultasi dan Pengobatan WNI

Keterangan Gambar : Richard Susilo, Presiden Office Promosi Ltd., Tokyo, Japan. Foto: ist



Indonesiamaritimenews.com (IMN), TOKYO: Sebuah Clinic khusus ortopedi terkenal di Tokyo Jepang menawarkan konsultasi pengobatan hingga melakukan tindakan terhadap saraf kejepit, kesemutan, sakit kepala dan
pincang yang diakibatkan saraf kejepit dan penyakit dalam lainnya. Pengobatannya melalui metodologi penggunaan laser untuk operasi.

Richard Susilo, Presiden Office Promosi Ltd., Tokyo, Japan, mengatakan dokter yang menangani sangat mendedikasikan ilmunya.

Baca Lainnya :

“Dokter Jepang ini sangat mendedikasikan ilmunya kepada ortopedi, penyembuhan melalui operasi laser teknologi tercanggih Jepang disertai peralatan medisnya yang mutahir,” papar Richard Susilo, dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024) .

Peralatan yang digunakan melalui teknologi tinggi dengan dokter profesional dan reputasi internasional, terbukti banyak pasien yang berobat ke clinic nya di Tokyo Jepang. "Pasien  sembuh dan merasa puas," kata Richard Susilo.

AJAK MASYARAKAT INDONESIA

Richard berusaha mengundang para sahabatnya di Indonesia, atau orang lain untuk melakukan konsultasi maupun berobat terhadap penyakit kronis, penyakit berat yang dapat ditangani dengan metodologi bedah menggunakan laser.

“Saya ingin memberikan informasi tentang spesialis ortopedi dari spesialis yang ada di Jepang khusus untuk masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

"Beliau adalah seorang spesialis ortopedi terutama dalam penggunaan Laser untuk operasi. Semua pasiennya sembuh tanpa masalah, ditangani dokter terkenal lulusan Universitas Tokyo. Dia memiliki klinik di Tokyo yang menggunakan teknologi mutakhir," urai Richard.

Dikatakannya, banyak masyarakat Indonesia yang merasa puas saat berkunjung ke klinik tersebut dan sembuh setelah dioperasi Laser. "Tentu saja beliau menyambut baik semua pasien dari luar negeri khususnya dari Indonesia. Setelah operasi, cukup istirahat beberapa jam, tidak perlu menginap. Besoknya bisa pulang ke Indonesia.”

Dr. Hisayuki Miyajima (65) yang menangani pasien, berbicara dalam bahasa Jepang namun di Clinic itu menyiapkan penerjemah profesional di bidang medis untuk bahasa Indonesia-Jepang. Untuk urusan bahasa tidak ada masalah, banyak orang Jepang faham dan fasih dengan bahasa Indonesia, atau banyak juga WNI bekerja di layanan kesehatan di negeri Sakura tersebut.

Oleh karena itu, kata Richard, tidak akan ada hambatan komunikasi selama konsultasi dengannya antara orang Indonesia dan Dr. Miyajima.

Seorang kolega dokter dari Indonesia menyampaikan testimoninya, Dr. Miyajima, seorang ahli urologi yang bekerja di Jepang. Dia pernah menjadi rekannya ketika bekerja sebagai peneliti kanker di Universitas Tokyo.

Dia memiliki dua klinik di Tokyo dan menerapkan hidrolisis elektrolitik untuk mengobati dialisis, yang merupakan teknologi mutakhir. Saat ini dia juga sedang melakukan penelitian tentang gagal ginjal dan kanker di Universitas Tokyo.

Ia juga memiliki pengalaman merawat orang-orang dari Indonesia selama perjalanan mereka ke Jepang, dan menerima pasien dari berbagai negara pula. Tak heran untuk mengambil booking jadwal kepadanya biasanya perlu menunggu sekitar 3 bulan karena begitu banyak pasiennya.

Namun kali ini Richard menjadwalkan 18 April berobat ke Clinic Dr. Miyajima untuk para warga Indonesia yang merasa sakit pinggang atau sarafnya terjepit. Silakan kontak email: promosijp@gmail.com hanya menerima 5 peserta saja sangat eksklusif untuk tour medis ke Tokyo ini.

“Kesempatan emas bertemu dan mendapat pengobatan dari spesialis ortopedia terkenal Jepang itu,” tandas Richard.

Berobat di Clinic itu waktunya jauh lebih singkat karena peralatan cukup canggih, maju dan dikerjakan secara profesional. Ada yang long-hour dialysis, 6 jam per sesi ada juga yang masing-masing 4 jam tiga kali seminggu. (Fat/Oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook