- Ringankan Beban Korban Gempa Bumi, KRI Makassar-590 Salurkan Bantuan ke Pulau Palue NTT
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Terima Bintang Kehormatan Nishan-e-Imtiaz dari Presiden Pakistan
- Satgas Port Visit 2026 Dilepas Menkopolkam dan Panglima TNI, Emban Misi ke Pasifik Selatan
- Ketum PWI Pusat Lantik Pengurus PWI Surakarta
- Perkuat Rantai Pasok Kotawaringin Barat, TPK Bumiharjo Pererat Kolaborasi Ekosistem Logistik
- Buruan Daftar! Kemnaker Umumkan 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka
- Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Janji Lanjutkan Program Purbaya
- Purbaya Mendadak Dicopot, Kursi Menteri Keuangan Diisi Suahasil Nazara
- Hari Kedua Tragedi KMP Virgo Transport 8, 129 Penumpang Belum Ditemukan
- IPC TPK Cetak Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen
Ringankan Beban Korban Gempa Bumi, KRI Makassar-590 Salurkan Bantuan ke Pulau Palue NTT

Keterangan Gambar : KRI Makassar-590 menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat pesisir yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Minggu (13/9/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SIKKA: TNI Angkatan Laut kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di NTT. Kali ini KRI Makassar-590 menyalurkan bantuan kepada masyarakat pesisir di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Minggu (13/9/2026).
Penyaluran bantuan dilaksanakan bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), staf Kementerian Kesehatan RI, dan relawan Yayasan Cristo Re Maumere yang juga tiba di Pulau Palue untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak.
Operasi tersebut berada di bawah kendali Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya selaku Dan GT Gulbencal Nusa Tenggara Timur 2026.
Baca Lainnya :
- Ketum PWI Pusat Lantik Pengurus PWI Surakarta0
- Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Ini Penjelasan Ditjen Hubla Soal Kronologis dan Operasi SAR0
- KM Virgo Transport 8 Ditemukan Terbalik Hanya Tampak Bagian Lunas, Menhub: Tidak Tenggelam 0
- KRI Teluk Gilimanuk-531 Temukan Terpal dan Pelampung, Belum Ada Petunjuk Keberadaan 5 Jurnalis0
- Operasi SAR KM Virgo Transport 8, TNI AL Kerahkan 4 Kapal Perang dan 3 Pesawat Udara0
Bantuan yang disalurkan meliputi 10 tangki air berkapasitas 2.300 liter, 32 tangki air berkapasitas 300 liter, 100 paket perlengkapan kebersihan, 100 pakaian anak, 180 butir telur, makanan siap saji, 100 dus mi instan, 30 dus minuman, 100 lembar tikar, serta 50 dus biskuit.
Selain itu, bantuan juga mencakup deterjen, minyak goreng, pembalut, popok, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Seluruh bantuan tersebut dimobilisasi dan disalurkan secara terkoordinasi kepada masyarakat di wilayah terdampak gempa.
KRI Makassar-590 terus bersinergi dengan unsur terkait dalam mendukung mobilisasi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Kehadiran TNI AL menjadi bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung penanganan bencana di wilayah kepulauan NTT, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan M7,0 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) subuh. BMKG kemudian memutakhirkan data gempa menjadi M7,7 berpusat di timur laut Nagekeo pukul 04.58.23 WIB dengan kedalaman 15 Km.
Data yang terbaru dilansir BNPB, Selasa (15/9) sore gempa bumi mengakibatkan 142 orang meninggal dunia, 1.603 warga mengalami luka berat maupun ringan serta lebih dari 100 ribu orang mengungsi. (Arry/oryza)











