- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Ramah Lingkungan & Tingkatkan Layanan, Petikemas TPK Koja Tumbuh 1,53% Optimistis Capai 1 Juta TEUs

Keterangan Gambar : KSO TPK Koja. Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA:Derit Crane Container memecah kesunyian saat bongkar muat barang dari dan ke kapal di Terminal Kontainer Koja dan kesibukan truk membawa Kontainer keluar masuk pelabuhan mewarnai optimistis KSOP TPK Koja mencapai 1 juta TEUs pada tahun 2025.Arus petikemas
tumbuh signifikan.
Baca Lainnya :
- Libur Nataru 2026, Buruan Pesan Tiket Kapal via Ferizy Mulai Sekarang0
- Wonderful Kepri Start Fun Fishing, Kembangkan Sektor Maritim dan Wisata Bahari0
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 230 Life Jacket di Desa Pangkil, Kepri0
- ASDP Siaga Layani Penyeberangan di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi, Segini Tarifnya0
- ASDP Dorong Pariwisata Kepulauan Bintan, Segini Tarif Lintasan Telaga Punggur-Tanjung Uban0
Koja melangkah untuk meraih pencapaian itu, dengan komitmen kuat meningkatkan Pelayanan dengan nuansa pelabuhan ramah lingkungan.
Target pencapaian itu menunjukkan angka positif hingga September 2025, "TPK Koja berhasil mencatat arus petikemas sebesar 777.133 TEUs, atau 0,21% di atas target RKA dan tumbuh 1,53% dibandingkan tahun sebelumnya,"terang Banu Astrini, General Manager KSO TPK Koja didampingi Sekretaris Perusahaan Sapuan dan M Zul H. Humas Koja, Kamis (9/10/25) di Jakarta.
Capaian ini menjadi sinyal positif atas kinerja operasional yang solid, lanjut Banu, serta meningkatnya kepercayaan pelanggan dengan indikasi tren pertumbuhan yang terus berlanjut.
"Manajemen TPK Koja menargetkan untuk menembus 1 juta TEUs hingga akhir tahun, dengan semangat dan fokus pada peningkatan efisiensi serta pelayanan pelanggan," ungkap Banu.
Selain performa operasional, TPK Koja juga menunjukkan keseriusan dalam pengembangan fasilitas dan teknologi ramah lingkungan, melalui investasi strategis seperti penambahan Quay Container Crane (QCC) untuk mendukung produktivitas bongkar muat.
Koja, tambah Banu, akan menerapkan Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) secara bertahap sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi.
"Upaya ini menjadi bukti bahwa TPK Koja terus bertransformasi menuju terminal yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan," pungkas Banu mengakhiri penjelasannya di saat mentari condong ke ufuk Barat berwarna merah jingga menunjukan saatnya pekerja pulang, namun Wanita asal Yogyakarta ini masih berada di ruang kerja.(M.Arifin Mukendar)











