Putra Daerah Sumsel Asal Muratara, Arizki Putra Rahman Bicara Tata Kelola AI di National Law Forum 2026
Putra Daerah Sumsel Asal Muratara, Arizki Putra Rahman Bicara Tata Kelola AI di National Law Forum 2026

By Indonesia Maritime News 27 Sep 2026, 18:00:31 WIB News
Putra Daerah Sumsel Asal Muratara, Arizki Putra Rahman Bicara Tata Kelola AI di National Law Forum 2026

Keterangan Gambar : Putra Daerah Sumsel Asal Muratara, Arizki Putra Rahman Bicara Tata Kelola AI di National Law Forum 2026




JAKARTA — Kiprah talenta muda daerah di tingkat nasional kembali mengukir kebanggaan. Arizki Putra Rahman, seorang IT Enthusiast sekaligus CEO Nbie Solutions yang merupakan putra daerah asal Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, tampil sebagai salah satu narasumber utama dalam ajang bergengsi National Law Forum 2026 di Hotel Kutaraja, Jakarta.

Baca Lainnya :


Forum hukum nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI) tersebut mengangkat tema "Membangun Tata Kelola Artificial Intelligence Indonesia: Meneguhkan Kedaulatan Digital melalui Hukum yang Adaptif, Beretika, dan Berorientasi Masa Depan". Acara ini juga dihadiri oleh pejabat negara, sejarawan, serta pakar hukum nasional, termasuk Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI H. Nezar Patria.


Dalam paparan Diskusi Sesi II bertajuk "Mengenal Artificial Intelligence: Konsep, Perkembangan, dan Pemanfaatannya di Era Digital", Arizki menekankan bahwa kecerdasan buatan bukanlah sihir atau hal mistis, melainkan kalkulasi matematika berdasarkan pengenalan pola data dan kemungkinan. Namun, tanpa regulasi yang jelas, perkembangan teknologi ini menyimpan risiko kejahatan siber yang nyata bagi masyarakat.


“Kode komputasi tanpa payung hukum adalah kacau, sedangkan hukum tanpa pemahaman teknis adalah usang. Praktisi hukum dan pakar teknologi harus duduk bersama membangun tata kelola digital yang berdaulat,” tegas Arizki Putra Rahman di hadapan para tokoh nasional dan mahasiswa hukum se-Indonesia.


Sebagai pengusaha muda berbasis teknologi asal Sumsel, Arizki juga memberikan apresiasi penuh atas langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang tengah memfinalisasi Peta Jalan AI Nasional serta Perpres Etika dan Tata Kelola AI. Ia menyatakan kesiapan para pelaku industri teknologi lokal untuk mengawal regulasi tersebut demi menjamin kedaulatan data nasional.


Kehadiran Arizki di forum nasional ini menjadi bukti nyata bahwa putra daerah dari pelosok Sumatera Selatan, khususnya Muratara, mampu memberikan kontribusi pemikiran strategis bagi arah kebijakan teknologi dan hukum Indonesia di masa depan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook