- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok
- PT Pelabuhan Tanjung Priok Torehkan Prestasi, Raih Gold Award di LCAP 2024/25 Vision Awards
- Penyelundupan 40 Ton Solar di Natuna Digagalkan TNI AL, Modus Angkut Cumi 50 Kg, ABK Pakai Narkoba
Program Ketahanan Pangan TNI AL di Lampung, Panen Cabe, Terong hingga Telur Ayam

Keterangan Gambar : Komandan Kodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto bersama jajaran panen hasil kebun ketahanan pangan Kodaeral VII yang meliputi berbagai komoditas seperti sawi, cabai, terong, tomat, dan telur ayam di Lampung, Rabu (29/20/2025).
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LAMPUNG: Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VII melaksanakan Panen Ketahanan Pangan TNI Angkatan Laut Tahun 2025 secara virtual yang terpusat di Komando Armada Integrasi Maritim Alugoro (Kimal) Lampung.
Panen serentak TNI AL diousatkan di Lampung tepatnya di Dusun Karang Kedemple, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan panen nasional ini dipimpin secara virtual oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto; Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman; serta Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Baca Lainnya :
- Hari Sumpah Pemuda 2025, Presiden Prabowo: Kobarkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong0
- TNI AL Panen Kedelai Varietas Garuda Merah Putih di Lampung, Dihadiri Menhan dan Mentan0
- Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur0
- Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan ASEAN0
- KRI Belati-622, Kapal Cepat Rudal Multifungsi Resmi Perkuat Armada TNI AL0
Kegiatan di wilayah Kupang dipusatkan di Kebun Ketahanan Pangan Komplek TNI AL Osmok, dan diikuti secara langsung oleh Komandan Kodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto, bersama para pejabat utama Kodaeral VII.
Dalam sambutannya, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki nilai strategis tinggi dalam aspek pertahanan dan ekonomi nasional. Proyek Kedelai Unggul TNI AL di Lampung Utara menurut Kasal menjadi bukti nyata kontribusi TNI AL dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dengan hasil panen mencapai 3 hingga 4 ton per hektar, jauh di atas rata-rata nasional, program ini menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat kemandirian pangan bangsa.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan nasional merupakan hasil sinergi erat antara pemerintah dan TNI, khususnya TNI AL dan TNI AU di bawah koordinasi Panglima TNI.
Ia juga menyampaikan komitmen Kementerian Pertanian untuk menyerap seluruh hasil panen dan memperluas lahan kedelai hingga 10.000 hektar pada tahun mendatang, dengan dukungan pemerintah melalui penyediaan benih unggul dan sarana produksi pertanian.
Panen Sayuran dan Telur
Usai pelaksanaan video conference, Komandan Kodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto bersama jajaran melaksanakan panen hasil kebun ketahanan pangan Kodaeral VII yang meliputi berbagai komoditas seperti sawi, cabai, terong, tomat, dan telur ayam.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran TNI Angkatan Laut dalam mendukung program pemerintah guna memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah kerja masing-masing.
Dalam pernyataannya, Laksda TNI Joni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung program nasional di bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
“TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan laut, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun kemandirian dan ketahanan bangsa dari sektor yang paling mendasar, yaitu pangan,” tegas Laksda TNI Joni Sudianto. (Bow/Mar)











