- KKP: Pengamanan 1.048 Ton Udang Impor di Jatim untuk Lindungi Pembudidaya Lokal
- Persiapan Salvage, Kemenhub Perkuat Operasi SAR Evakuasi KMP Virgo Transport 8
- Keamananan Siber Diperkuat, Maritime Transportation Cybersecurity Playbook Diluncurkan Kemenhub dan Kedutaan Inggris
- Refleksi Kerisauan Keselamatan Pelayaran Rentan Kecelakaan, Apa yang Harus Dibenahi Pemerintah ?
- Terminal Petikemas Nilam Tambah E-RTG Baru, KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan Operasional
- Misi Diplomasi Maritim, Satgas Port Visit 2026 Lanjut Berlayar Menuju Vanuatu
- Pelindo Regional 2 Banten Layani Bongkar Muat Gandum di Pelabuhan Ciwandan
- Kemenhub Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara
- Safety Training PELNI di Kapal Penumpang, Siap Hadapi Kondisi Darurat
- Penyelundupan 3 Ton Sianida Senilai Rp2,2 Miliar Asal Filipina Digagalkan TNI AL di Perairan Gorontalo
Persiapan Salvage, Kemenhub Perkuat Operasi SAR Evakuasi KMP Virgo Transport 8

Keterangan Gambar : Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mengintensifkan operasi SAR KMP Virgo Transport 8. Foto: Ditjen Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mengintensifkan operasi SAR KMP Virgo Transport 8. Memasuki hari kesepuluh, Selasa (22/9/2026) Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga korban dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan tambahan tersebut, tercatat 126 dari 243 orang yang tercatat dalam manifes telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia, sedangkan 117 penumpanh lainnya masih dalam pencarian.
Guna mendukung proses evakuasi korban, Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan tiga unit reefer container (peti kemas pendingin) sebagai sarana penampungan sementara jenazah.
Baca Lainnya :
- Keamananan Siber Diperkuat, Maritime Transportation Cybersecurity Playbook Diluncurkan Kemenhub dan Kedutaan Inggris0
- Refleksi Kerisauan Keselamatan Pelayaran Rentan Kecelakaan, Apa yang Harus Dibenahi Pemerintah ?0
- Kemenhub Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara0
- Safety Training PELNI di Kapal Penumpang, Siap Hadapi Kondisi Darurat0
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat0
Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, menjelaskan bahwa ketiga reefer container tersebut saat ini sedang dalam proses pengiriman dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Banjarmasin.
“Ketiga reefer container tersebut saat ini sedang dalam perjalanan menuju Banjarmasin dan diperkirakan tiba besok, Rabu (23/9). Selanjutnya, container tersebut akan digunakan untuk mendukung proses evakuasi jenazah dari lokasi tenggelamnya kapal,” ujar Triono.
Kapal Ditjen Hubla Dukung SAR
Dalam mendukung operasi SAR, Ditjen Perhubungan Laut juga mengerahkan sejumlah Kapal Negara, antara lain KN Kunyit, KN.P.211 Grantin, dan KN Miang Besar. Ketiga kapal tersebut ditempatkan pada sektor tertentu sesuai rencana operasi SAR Gabungan pada Selasa (22/9).
KN Miang Besar ditempatkan pada Ring 1 bersama KN SAR Pacitan, KRI Nala, dan KRI Canopus. Sementara KN.P.211 Grantin berada pada Ring 2 bersama KP Orca 06 dan KN SAR Wisanggeni.
Adapun KN Kunyit dipersiapkan untuk mendukung pemasangan reefer container di lokasi operasi.
Koordinasi Proses Pemasangan Salvage
Sejalan dengan pelaksanaan operasi SAR, Ditjen Perhubungan Laut juga terus mengoordinasikan proses salvage untuk mengangkat KMP Virgo Transport 8 bersama pemilik kapal, surveyor dan adjuster, serta pihak asuransi.
Sebagai bagian dari proses tersebut, telah dilakukan survei bawah air dengan melibatkan penyelam dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengetahui kondisi kapal dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Berdasarkan perkembangan dalam rapat koordinasi penanganan salvage pada Senin (21/9), proses penetapan status kapal sebagai Total Loss juga terus dipercepat.
Penetapan status tersebut diperlukan agar kapal dapat dinyatakan sebagai “kerangka kapal”, sehingga proses salvage dapat segera dilakukan. (Riz/Mar)











