- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Pemprov Sulsel Dukung Pelindo Kembangkan Pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis bersama Manajemen Pelindo Group wilayah kerja Makassar, Kamis (4/9/2025). Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung langkah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan pelabuhan dan ekonomi maritim di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Hal itu dikatakan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kepada Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis bersama Manajemen Pelindo Group wilayah kerja Makassar saat melakukan audiensi di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (4/9/2025).
Menurut Andi Sudirman Sulaiman, pembangunan pelabuhan tidak bisa dilepaskan dari keteraturan tata ruang, keberlanjutan investasi, serta keterlibatan pemerintah daerah agar manfaatnya dirasakan masyarakat secara luas.
Baca Lainnya :
- Pelindo Terminal Petikemas Bagikan 2.000 Paket Makanan, Pengemudi Truk: Terimakasih... 0
- Program Pelindo Peduli, TPS Bagikan Makanan Bergizi untuk Pengemudi Truk Pelabuhan0
- Semarak HUT ke-80 RI, Pelindo Regional 2 Gelar Lomba Meriah dan Pengobatan Gratis0
- MOU Pelindo dan BPS Tingkatkan Kualitas Data Statistik Jasa Kepelabuhanan0
- TPK Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TKBM Sambut Gembira0
“Pembangunan pelabuhan harus terarah, tertib, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kita ingin agar investasi yang masuk memberi manfaat nyata bagi perekonomian Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi siap bersinergi dengan Pelindo,” tegas Andi Sudirman.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan ini juga antara lain membahas tentang pemberdayaan UMKM terutama di kawasan pelabuhan sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu juga terkait konektivitas dan akses transportasi dalam mendukung pembangunan Makassar New Port (MNP) agar distribusi logistik menjadi lebih efisien.
Transformasi Pelindo
Dalam pertemuan tersebut, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis yang didampingi jajaran pejabat Pelindo Group wilayah kerja Makassar, juga menjelaskan tentang transformasi Pelindo. Pasca-merger Pelindo kini beroperasi dengan didukung subholding di sektor-sektor utama seperti terminal peti kemas, logistik, hingga layanan curah.
Dia menegaskan, Pelindo Regional 4 yang membawahi wilayah timur Indonesia, termasuk Makassar, memiliki peran penting sebagai pintu gerbang distribusi dan konektivitas nasional.
“Sebagai BUMN kepelabuhanan, Pelindo berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, agar pelabuhan di Makassar dan di Kawasan Timur Indonesia benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus nasional,” ujar Abdul Azis.
Baik Pelindo Regional 4 maupun Pemerintah Provinsi Sulsel sepakat untuk selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang intens. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran Makassar sebagai hub maritim di Indonesia Timur, sekaligus mempercepat pemerataan ekonomi di Sulawesi Selatan.
Kolaborasi antara Pemprov Sulsel dan Pelindo juga diharapkan memperkuat peran Makassar sebagai hub maritim Indonesia Timur, serta memberi manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Arry/Oryza)











