Breaking News
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Nyaris Tenggelam, Kapal Berbendera Gabon dari UEA Diselamatkan TNI AL

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL menyelamatkan kapal berbendera Gabon dari Uni Emirat Arab (UEA) yang nyaris tenggelam.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),NIAS: TNI Angkatan Laut selalu melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan fungsi SAR. Seperti di perairan Kabupaten Nias, Prajurit TNI AL menyelamatkan kapal berbendera Gabon dari Uni Emirat Arab (UEA) yang nyaris tenggelam.
Prajurit TNI AL dari Pos Angkatan Laut (Posal) Lahewa, di bawah Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Nias, berhasil menyelamatkan kapal berbendera Gabon, MT. Aashi yang mengalami kebocoran, pada Sabtu (11/2/2023) di Perairan Laut Muara Sungai Noyo, Kabupaten Nias Utara.
MT. Aashi yang membawa muatan Aspal tersebut berangkat dari Pelabuhan Khor Fakkan di Pantai Timur Uni Emirat Arab. Kapal itu akan berlayar menuju Padang (Sumbar) dan Sibolga (Sumut). Namun saat melintasi perairan Muara Sungai Noyo, kapal tersebut mengalami kebocoran dan harus lego jangkar.
Menerima informasi tersebut, Personel TNI AL dari Posal Lahewa berkoordinasi dengan Kepala Desa Faekhunaa berangkat menuju titik lego MT. Aashi untuk melakukan pemeriksaan tentang kondisi kapal tersebut.
Ditemukan kebocoran akibat dari keroposnya plat dinding kapal. Akibatnya kapal itu bocor karena hantaman ombak besar. Kapal yang dinahkodai Sandeep Kumar Bhaskar beserta 20 orang ABK berkebangsaan India saat ini dalam kondisi baik-baik saja.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa, satuan TNI AL akan selalu sigap merespon kondisi kedaruratan.
“Kita akan terus melaksanakan Operasi Militer Selain Perang, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, terlebih jika masyarakat membutuhkan kehadiran personel ataupun unsur TNI AL”, tegas Laksamana TNI Muhammad Ali. (Riz/Oryza)
Write a Facebook Comment











