- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Lagi, Puspomal Tangkap TNI Gadungan Mengaku Berpangkat Letkol

Keterangan Gambar : Tim gabungan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), bersama Pomal Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III, menangkap MQ warga yang mengaku-ngaku anggota TNI AL berpangkat Letkol. Foto: Dispenal.
Indonesiamaritimenews.com( (IMN) JAKARTA: Tim gabungan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), bersama Pomal Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III, kembali menangkap warga yang mengaku-ngaku anggota TNI AL. Tentara gadungan itu mengaku berpangkat Letkol.
Pria warga di daerah Desa Sukamanah Kec. Rajeg Kab. Tangerang yang mengaku sebagai sebagai Anggota TNI dengan inisial (MQ) berhasil ditangkap Tim gabungan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), bersama Pomal Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III, Kamis, (09/3).
Informasi terkait adanya salah satu warga yang mengaku sebagai Anggota TNI diperoleh dari beredarnya foto seseorang menggunakan atribut TNI AL berpangkat Letkol. Setelah dilakukan pendalaman, kemudian tim bergerak menuju lokasi dugaan tempat tinggal oknum yang diduga TNI Gadungan tersebut di Kec. Rajeg Kab. Tangerang.
Baca Lainnya :
- Kasal : TNI AL Siap Bersinergi Wujudkan Keamanan Laut 0
- Koesni Harningsih, Istri Moeldoko Meninggal Dunia Dimakamkan di TMP Bahagia Tangsel0
- TNI AL Latih Selam Scuba Kepada Pramuka Saka Bahari0
- Pemudik Lebaran 2023 Diprediksi Melonjak, Menhub Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak.0
- Kunjungan Siswa SMA Nusantara, Panglima Kolinlamil: Kalian Harus Sukses0
Sesampainya di daerah Rajeg, Tim kemudian berkoordinasi dengan Polsek Rajeg perihal pencarian orang yang diduga merupakan oknum TNI gadungan. Selanjutnya bersama dengan pihak kepolisian menuju rumah Kadus Ds. Sukamanah untuk mengetahui keberadaan pelaku tersebut.
Atas dasar informasi tersebuààt, Tim menuju lokasi rumah yang diduga menjadi kediaman dari terduga pelaku di wilayah Kel. Sukamanah Kec. Rajeg Kab. Tangerang. Tim Pomal melaksanakan monitoring situasi serta berkoordinasi kepada Ketua RT dan RW untuk mendatangi rumah yg diduga menjadi kediaman dari pelaku.
DITEMUKAN ATRIBUT TNI
Tim bertemu dengan pemilik rumah yaitu Sdri (M) yang merupakan istri dari MQ untuk menanyakan keberadaan dari suaminya serta menjelaskan perihal perbuatan yang telah dilakukan oleh suaminya.
Setelah dilaksanakan penggeledahan di dalam rumah tersebut, ditemukan beberapa atribut TNI lengkap dengan perlengkapannya seperti tanda pangkat, tanda jasa, brivet, tutup kepala, sepatu militer dan tas loreng. Selanjutnya tim menyampaikan kepada Sdri. (M) agar menghubungi MQ untuk pulang dan bertemu dengan petugas dari Puspomal.
Atas bantuan dari Sdri (M) sekitar pukul 13.00 wib Sdr. (MQ) menyanggupi kembali dan bertemu di kantor Koramil Rajeg, selanjutnya Tim bergerak untuk menjemput dan membawa Sdr (MQ) dan didampingi istrinya ke Mako Puspomal Kelapa Gading untuk dilakukan pendalaman.
Menurut Danpuspomal Mayjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, kejadian penangkapan terhadap oknum TNI gadungan sudah sering kali dilakukan. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak khususnya warga masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengetahui cara membedakan mana prajurit yang asli, mana yang gadungan.
Hal ini meresahkan masyarakat, karena sering terjadi tindak penipuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang dilakukan oleh oknum TNI gadungan. (Arry/Oryza)











