- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Kunker ke Polda Maluku, Korsabhara Baharkam Polri Tampung Banyak Masukan

Keterangan Gambar : Tim supervisi yang dipimpin oleh Brigjen Pol Dr. Putu Putra Sadana, Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri, melakukan supervisi ke Polda Maluku. Foto: Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBON: Tim Supervisi Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri telah menyelesaikan kunjungan kerja (Kunker) dan asistensi di Markas Polda Maluku dan Polresta Ambon serta PP Lease pada Rabu (29/10/2025).
Kegiatan supervisi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kakorsabhara Nomor: Sprin/2051/X/HUK.6.6./2025 tanggal 17 Oktober 2025.
Ada beberapa fokus oleh Tim supervisi yang dipimpin oleh Brigjen Pol Dr. Putu Putra Sadana, Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
Baca Lainnya :
- Teken Kerja Sama, ASDP Gandeng Kejati DKI Jakarta Perkuat Tata Kelola Hukum0
- Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba, Presiden Prabowo: 629 Juta Jiwa Diselamatkan0
- Soroti Kinerja Bareskrim-BNN Ungkap Kasus Narkoba, Ini Kata Ketua Komisi III DPR RI0
- 197 Ton Narkoba Disita Polri dari 38.943 Kasus, Selama Januari-Oktober 20250
- PWI dan BNN Satu Suara, Lawan Narkoba Lewat Pemberitaan0
Pertama, asistensi dan Sosialisasi petunjuk dan arahan (jukrah) terbaru terkait revisi Peraturan Kepala Kepolisian (Perkap) Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa (Dalmas).
Kedua, penyampaian informasi terkini mengenai Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Pengamanan Objek Vital (Pamobvit).
Ketiga, pengecekan dan Input Data Alat Material Khusus (Almatsus) di jajaran Direktorat Samapta (Ditsamapta), Direktorat Pamobvit (Ditpamobvit), dan Unit Polsatwa Polda Maluku.
Dalam kegiatan ini, Katim dan anggota menghadap Kapolda Maluku, didampingi Dirsamapta dan Ditpamobvit. Acara dilanjutkan dengan pembukaan dan pemberian arahan kepada personel jajaran Ditsamapta dan Ditpamobvit di ruangan rapat Polda.
Diskusi Interaktif
Sesi ini juga menjadi wadah diskusi interaktif, di mana personel di daerah menyampaikan berbagai masukan dan permasalahan kepada tim.
Pada sesi pertama, tim juga melaksanakan pengecekan di Markas Ditsamapta dan Unit Polsatwa Polda Maluku. Hasil pengecekan Unit Polsatwa menunjukkan bahwa enam ekor anjing dinas (canine) dalam keadaan sehat.
Sesi kedua (pukul 14.00-16.30 WIT) dilanjutkan di Polresta Ambon dan PP Lease. Tim supervisi, didampingi oleh Wakapolres, memberikan arahan dan informasi terbaru tentang Dalmas kepada jajaran Polresta dan perwakilan Polsek yang hadir. Kegiatan diakhiri dengan pengecekan almatsus Ditsamapta di Polresta sebelum tim kembali ke hotel.
Dari hasil interaksi dan pengecekan, Tim Supervisi mencatat beberapa poin penting dan permohonan dari Polda Maluku dan jajaran. Catatan tersebut antara lain, pertama, tidak pernah terjadi demonstrasi besar seperti di wilayah lainnya, mengindikasikan situasi keamanan yang relatif kondusif
Kedua, adanya permohonan untuk sertifikasi penyidik Tipiring dan sertifikasi auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) guna meningkatkan profesionalisme personel di lapangan.
Ketiga, permohonan untuk pembaharuan dan penguatan spesifikasi perlengkapan perorangan Dalmas, seperti tameng dan helm, agar dibuat lebih kuat dan ringan. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi potensi konflik sosial (tawuran) antar masyarakat yang sering terjadi menggunakan anak panah, parang, atau batu di budaya lokal.
Keempat, modernisasi Almatsus: Permintaan pembaharuan amunisi flashball, truk Dalmas baik di tingkat Polda maupun Polres, serta motor trail PRC.
Brigjen Pol Dr. Putu Putra Sadana menyampaikan bahwa seluruh masukan dan permohonan yang telah dicatat akan dirangkum dalam laporan lengkap. Laporan disampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan modernisasi fungsi Sabhara Baharkam Polri di seluruh wilayah. (rls)











