- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
KRI Clurit-641 dan KRI Torani-860 Unjuk Kemampuan di Selat Singapura

Keterangan Gambar : Kapal perang TNI AL yakni KRI Clurit-641 yang tergabung dalam Operasi Garda Indosin-25 BKO Danguspurla Koarmada I, dan KRI Torani-860 Operasi Tameng Ghora-25 BKO Danguskamla Koarmada I menggelar latihan di perairan Selat Singapura. Foto: Dispenal.
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) unjuk kemampuan di perairan Selat Singapura, Rabu (9/4/2025). Kedua armada TNI AL tersebut yaitu KRI Clurit-641 yang tergabung dalam Operasi Garda Indosin-25 BKO Danguspurla Koarmada I, dan KRI Torani-860 Operasi Tameng Ghora-25 BKO Danguskamla Koarmada I.
Latihan yang digelar di perairan Selat Singapura tersebut dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit di area operasi Selat Singapura.
Baca Lainnya :
- Pengamanan Mudik Lebaran 2025, TNI AL Patroli Laut di Selat Bali0
- Drajat Sulistyo, Minta Dermaga 2 Ciwandan Dibuka Untuk Kapal Ro-Ro Lancarkan Mudik 20250
- Yuk... Mudik Lebaran 2025 Gratis Naik Kapal Perang, Catat Rute dan Syarat Pendaftaran0
- 100 Kg Sabu Diselundupkan Mafia Narkoba, Digagalkan Tim F1QR TNI AL di Aceh Utara0
- 173 Unit Kendaraan Maung dari Menhan Bakal Dukung Operasional TNI AL0
Adapun latihan-latihan yang dilaksanakan adalah MISCEX 830 (Tactical Maneuvering Exercise), NAVCOMEX 204 (Flaghoist & Semaphore Exercise), NAVCOMEX 202 (Flashing Signal Exercise), Miscex 805 (RAS).
Latihan diakhiri dengan Farewell Pass yang selanjutnya kedua KRI melanjutkan patroli di daerah operasi yang telah ditentukan.
Latihan yang digelar di Daerah Operasi ini merupakan penekanan dari Danguspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Muhamad Taufik dan Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Anung Sutanto sebagai tindak lanjut dari perintah Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Fauzi.
Sebagai catatan, KRI Clurit adalah tipe Kapal Cepat Rudal buatan dalam negeri yang diproduksi di Batam. Kapal itu diproduksi dan diluncurkan pada 2011. KRI Clurit adalah kapal pemukul reaksi cepat yang mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu.
Adapun spesifikasi kapal ini yakni berukuran panjang 44 meter, lebar 7,40 meter, dan berat 250 ton serta memiliki sistem pendorong handal yang mampu berlayar dan bermanuver dengan kecepatan 30 knot.
Sedangkan KRI Torani-860 adalah kapal patroli cepat kelas PC-40 yang juga dibangun di dalam negeri, yaitu di Batam. Kapal ini memiliki panjang 45,5 meter, lebar 7,9 meter dan mampu mencapai kecepatan maksimal 24 knot dengan kecepatan jelajah di angka 15 knot.
Kapal ini berisi 70 ribu liter bahan bakar, serta dilengkapi berbagai persenjataan, seperti kanon 20mm di haluan dan senjata mesin berat 12,7mm pada buritan. (Bow/Oryza)











