- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
Ketum Sekar-Perubahan Dwi Susanto: Kami ingin Bersinergi & Tingkatkan Komunikasi Majukan Perusahaan

Keterangan Gambar : Ketum Sekar-Perubahan TPK KojaDwi Susanto kedua dari kiri.Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pekerja TPK Koja mendirikan Organisasi pekerja baru dengan nama Serikat Karyawan Perubahan ( Sekar- Perubahan ) TPK Koja.
Pembentukan itu tercantum pada berita acara nomor: 019/Sekar-Perubahan/TPKK/2024. Visinya: Bersinergi Memajukan Perusahaan dan Mensejahterakan Pekerja Berkesinambungan
Pendirian berdasarkan akta pendaftaran dan pengesahan Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Utara nomor : 11949/TM.18.03 Tanggal 14 Desember 2023.
Baca Lainnya :
- Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Sunda Kelapa Tanggung Jawab Bersama0
- Catat! Damri Buka Rute Transjawa Jakarta-Surabaya-Malang dari Pool Cawang0
- Konektivitas Wilayah Terpencil, 107 Trayek Kapal Perintis Dilayani Tahun 20240
- Jaga Keselamatan Pelayaran di Labuan Bajo, Kemenhub Bagi-bagi Sertifikat Kapal dan Life Jacket0
- Program Subsidi Perintis, Komitmen Hadirkan Transportasi Publik Terjangkau0
Pelantikan Susunan Pengurus Sekar-Perubahan dilakukan dengan musyarah dan mufakat sebagai berikut:
"Ya...seperti yang disampaikan Pak Edi Subandi itu benar," kata Dwi Susanto sambil mengangggukkan kepala dan membenarkan pernyataan rekannya. (Arry/Oryza)











