- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah
- Libur Panjang Aman & Lancar, ASDP Menyeberangkan 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan
- KM Tri Samudra Jaya 69 terbakar, Pos Binpotmar TNI AL Turun Tangan
- KKP Dorong Partisipasi Nelayan, Subjek Utama Pengembangan Kawasan Pesisir Marunda
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
Kemana Condong Ruh Anda?
Oleh: Ustadz Abdullah Bin Idrus Bin Agil Assegaf

Indonesiamaritimenews.com (IMN),: Dalam hadis dari Sayidah Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi Muhammad SAW bersabda,
الأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَا مِنْهَا اخْتَلَفَ
Baca Lainnya :
“Ruh-ruh itu seperti pasukan yang berhimpun. Apabila mereka saling mengenal (karakternya), maka akan saling akrab, dan apabila tidak mengenal maka akan saling menentang.” (HR. Bukhari 3336 & Muslim 6876)
Demikian burung hanya akan bertengger bersama kawanannya, dalam pepatah:
إن الطيور على أشكالها تقع فكل يرغب في مثله
"Sesungguhnya burung-burung itu akan bertengger bersama burung yang sama bentuknya"
Sehingga setiap orang akan condong / berkumpul /mencintai yang semisal dengannya.
Ketika ada kegaduhan nasab habaib. Coba cek hati anda..! ke mana hati condong, di situlah tempat berkumpul ruh anda.
Jika hati anda condong ke habaib, berarti ruh anda ditarik ke satu tempat berkumpul dengan habaib. Tentunya berada dalam keberkahan para Imam Saadah Baalawi.
Anda berhak untuk menilai dan menempatkan posisi diri anda sendiiri. Dan komunitas anda akan memberi jawaban siapa anda yang sebenarnya. Karena komunitas adalah cermin siapa kita.
Lebih mudah mengubah gunung menjadi debu daripada menanamkan cinta di hati yang dipenuhi dengan kebencian. ( Imam Ali bin Abi Thalib).
Orang yang terkena penyakit nasab gila hormat, obat nya hanya ada 2 yaitu mendapat Hidayah atau di peringatan oleh Allah swt.











