- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Kemana Condong Ruh Anda?
Oleh: Ustadz Abdullah Bin Idrus Bin Agil Assegaf

Indonesiamaritimenews.com (IMN),: Dalam hadis dari Sayidah Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi Muhammad SAW bersabda,
الأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَا مِنْهَا اخْتَلَفَ
Baca Lainnya :
“Ruh-ruh itu seperti pasukan yang berhimpun. Apabila mereka saling mengenal (karakternya), maka akan saling akrab, dan apabila tidak mengenal maka akan saling menentang.” (HR. Bukhari 3336 & Muslim 6876)
Demikian burung hanya akan bertengger bersama kawanannya, dalam pepatah:
إن الطيور على أشكالها تقع فكل يرغب في مثله
"Sesungguhnya burung-burung itu akan bertengger bersama burung yang sama bentuknya"
Sehingga setiap orang akan condong / berkumpul /mencintai yang semisal dengannya.
Ketika ada kegaduhan nasab habaib. Coba cek hati anda..! ke mana hati condong, di situlah tempat berkumpul ruh anda.
Jika hati anda condong ke habaib, berarti ruh anda ditarik ke satu tempat berkumpul dengan habaib. Tentunya berada dalam keberkahan para Imam Saadah Baalawi.
Anda berhak untuk menilai dan menempatkan posisi diri anda sendiiri. Dan komunitas anda akan memberi jawaban siapa anda yang sebenarnya. Karena komunitas adalah cermin siapa kita.
Lebih mudah mengubah gunung menjadi debu daripada menanamkan cinta di hati yang dipenuhi dengan kebencian. ( Imam Ali bin Abi Thalib).
Orang yang terkena penyakit nasab gila hormat, obat nya hanya ada 2 yaitu mendapat Hidayah atau di peringatan oleh Allah swt.











