- Kapal TNI AL Evakuasi 22 Penumpang KM Virgo Transport 8
- Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Ini Penjelasan Ditjen Hubla Soal Kronologis dan Operasi SAR
- Paus Sperma 9,8 Meter Mati Terdampar di Ternate, Dikubur Pakai Escavator
- KM Virgo Transport 8 Ditemukan Terbalik Hanya Tampak Bagian Lunas, Menhub: Tidak Tenggelam
- Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Tandatangani Perjanjian Kerja
- KRI Teluk Gilimanuk-531 Temukan Terpal dan Pelampung, Belum Ada Petunjuk Keberadaan 5 Jurnalis
- Operasi SAR KM Virgo Transport 8, TNI AL Kerahkan 4 Kapal Perang dan 3 Pesawat Udara
- 107 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan Selamat, 6 Meninggal, 130 Masih Dicari
- Hari Keenam Mencari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Kapal TNI AL Kembali Temukan Pelampung
- Kapal Virgo Transport 8 Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Ini Kronologisnya
Kapal TNI AL Evakuasi 22 Penumpang KM Virgo Transport 8

Keterangan Gambar : Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II KRI Nala-363 bersama tim SAR gabungan mengevakuasi 22 orang korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Senin (14/9/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANJARMASIN: TNI AL dalam hal ini unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II KRI Nala-363 bersama tim SAR gabungan mengevakuasi 22 orang korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Senin (14/9/2026).
Komandan KRI Nala-363 Letkol Laut (P) Moch Ruwahendi menyampaikan bahwa operasi pertolongan dilakukan setelah KRI Nala-363 mendeteksi dan mendekati lokasi evakuasi di koordinat 04° 25’ 173” S – 113° 48’ 948” T.
Tim Search and Rescue (SAR) TNI AL diturunkan menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) guna memindahkan seluruh korban yang sebelumnya sempat diselamatkan oleh KM Cahaya Bahari Jaya.
Baca Lainnya :
- Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Ini Penjelasan Ditjen Hubla Soal Kronologis dan Operasi SAR0
- Paus Sperma 9,8 Meter Mati Terdampar di Ternate, Dikubur Pakai Escavator0
- KM Virgo Transport 8 Ditemukan Terbalik Hanya Tampak Bagian Lunas, Menhub: Tidak Tenggelam 0
- Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Tandatangani Perjanjian Kerja0
- KRI Teluk Gilimanuk-531 Temukan Terpal dan Pelampung, Belum Ada Petunjuk Keberadaan 5 Jurnalis0
Dari total 22 orang korban selamat yang dievakuasi terdiri 21 laki-laki dan 1 perempuan. Dari jumlah tersebut, 19 orang dilaporkan dalam kondisi sehat, sementara 3 orang lainnya mengalami cedera langsung mendapatkan penanganan medis pertama oleh tim kesehatan KRI Nala-363.
Seluruh proses evakuasi dan penanganan medis di atas KRI Nala-363 berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Saat ini KRI Nala-363 melanjutkan pelayaran menuju titik disembarkasi guna penanganan dan pemulihan korban lebih lanjut. Posko SAR langsung akan memberikan penanganan terhadap para korban.
Tim medis, anggota BP Lanal Banjarmasin, serta relawan turut bersiaga untuk memberikan pertolongan pertama dan penanganan medis lanjutan. terus melaksanakan penyisiran di sektor perairan lokasi kejadian untuk mencari korban yang masih belum ditemukan.
Dalam operasi tersebut, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur, di antaranya KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang diperkuat Helly Panther HS-1311, satu tim Kopaska, satu tim Koppeba, tim kesehatan Koarmada II, serta perlengkapan pendukung dan kantong jenazah. Selain itu, turut dikerahkan KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, dan KAL Kumai II-13-51, serta didukung unsur udara CN-235 (MPA P-8301) dan helikopter Basarnas.
Aksi cepat tanggap TNI AL bersama seluruh unsur SAR gabungan ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan menjaga keselamatan jiwa di wilayah perairan Indonesia.
Sinergi lintas sektor terus diperkuat sebagai bentuk komitmen dalam memberikan respons cepat dan optimal dalam operasi kemanusiaan di wilayah perairan Indonesia, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang hilang di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dinihari. Sebelum hilang kontak, kru kapal sempat melaporkan cuaca buruk. (Arry/Mar)











