- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
Kapal Nelayan Ditabrak Tongkang, 4 ABK Selamat, 1 Hilang

Keterangan Gambar : Tim SAR melakukan pencarian terhadap Suwito, nelayan yang hilang setelah kapalnya ditabrak tongkang di perairan Pasauran, Serang, Banten. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Kapal nelayan membawa 5 ABK ditabrak tongkang di perairan Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (12/9/2025) dini hari.
Dalam kecelakaan laut tersebut 4 nelayan bisa diselamatkan, namun seorang lainnya hilang. Tim SAR masih mencari keberadaan korban atas nama Suwito yang hilang terbawa ombak. Empat korban lainnya yakni Sujai (nahkoda), Tarim (ABK), Hamdan (ABK), dan Masudi (ABK) selamat setelah ditolong kapal nelayan lainnya.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com insiden tersebut terjadi Jumat dininhari sekitar pukul 01.00–02.00 WIB ketika KM Nanjung Sari GT 5 yang tengah berlabuh di perairan Pasauran. Kapal nelayan asal Kampung Perikanan 2, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten itu tiba-tiba ditabrak oleh sebuah tongkang.
Baca Lainnya :
- Kasal Buka Take Scane Pertama Film The Hostages Hero di KRI Dewa Ruci 0
- Berlabuh di Tarakan, KRI Bima Suci Disambut Adat Melayu Tepung Tawar0
- ASDP Hadirkan Green Port di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Ramah Lingkungan0
- Pulang dari Qatar, Presiden Prabowo Blusukan ke Lokasi Bencana di Bali Temui Warga Korban Banjir0
- Bertemu di Abu Dhabi, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ Bahas Dinamika Global0
Hamdan (27), salah satu ABK yang selamat mengatakan kapal mereka ditabrak dari belakang. Ketika itu mereka sedang istirahat tidur. Salah satu temannya berteriak membangunkan teman yang lain, namun kapal penabrak sudah dekat.
Ketika itu menurut Hamdan kondisi cuaca sedang hujan angin. Kapal mereka pun sudah dilengkapi lampu penerangan. Tapi tetap saja ditabrak hingga terbalik. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada drum pelampung.
Sekitar pukul 05.30 WIB mereka ditolong oleh kapal nelayan KM Doa Ibu MA 2 milik nelayan Panimbang, lalu dievakuasi ke Teluk Labuan. Namun salah seorang di antaranya, Suwito tidak ditemukan.
Tim SAR dari Basarnas dan tim gabungan segera turun melakukan penyisiran sejauh 12 mil dari lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan. (Arry/Oryza)











