- KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Pelabuhan Merak Tetap Normal
- Kemenhub dan Jasa Raharja Pastikan Hak Penumpang KMP Batumandi Pascakebakaran di Perairan Merak
- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
Jempol, Bripda Bagas Sigap Bantu Mobil Pemudik Mogok di Tol Cipali
Pemudik : Terimakasih Pak Polisi dan Auto 2000

Keterangan Gambar : Bripda Bagas dan dua temannya Bripda Andhika. dan Bripda Muhammad Prasetyo yang terus menunggu hingga mobil selesai diperbaiki Aji Patria montir Auto 2000 bersama dua temannya. Foto: Property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SUBANG: Tindakan menarik dan simpati dilakukan anggota Polisi saat melakukan tugas dalam Operasi Ketupat Lodaya tahun 2023.
Kejadian berawal dari satu keluarga yang hendak mudik terlihat kebingungan karena mobil yang mereka kendarai bermasalah.
Itu terjadi di rest area 101 B Tol Cipali Subang, Kamis Malam, ( 20/4/2023).Mobil Kijang Tahun 1994 milik pemudik tersebut, berbunyi mengeluarkan derit kencang dan memekakkan telinga.
Baca Lainnya :
- Pemudik di Pelabuhan Regional 2 Panjang Melonjak, Disambut Gubernur Lampung & GM Regional 2 Panjang0
- Pelindo Multi Terminal Kawal Kelancaran Logistik Memenuhi Kebutuhan Sembako Idul Fitri0
- Selama Periode Lebaran 2023 Pelindo Multi Terminal Operasional 24/7, Lancarkan Arus Logistik 0
- Mudik Gratis, 2.000 Pemudik Naik KM Dobonsolo 0
- Pemudik Lewat Pelabuhan Pelindo Sudah Tembus 370.249 Orang0
Pemudik yang bernama Muhammad ( 29) Tahun dari Bogor ini, terlihat bingung memikirkan kondisi mobilnya. Padahal, ia ingin cepat sampai di Ngawi, Jatim untuk berkumpul bersama keluarga di Kampung, dan bisa Sholat Idul Fitri 1444 Hijriah bersama. Raut Muhammad terlihat murung dan gelisah.
Bripda Bagas Bimantara melihat situasi demikian langsung mendatangi mobil Mogok tersebut kemudian membantu dengan menyenter mesin yang bermasalah yang sedang dikutak-katik pemiliknya. " Kenapa Pak Mobilnya? Di rest area ini ada bengkel, " katanya kepada Muhammad pemilik mobil.
Anggota Polres Subang ini kemudian menunjuk arah ke belakang mobil, " Di arah belakang mobil ada bengkel coba upayakan mundur," kata Bagas.
"Kelihatannya Timing belt bermasalah, "Kata Muhammad kepada petugas, sambil menghidupi mobil mengikuti penunjuk Bripda Bagas sambil meluncurkan mobilnya mundur ke belakang.
Sampai di bengkel, Aji Patria, montir Auto 2000 ini pun langsung melakukan pengecekan." Ini Timing belt yang bermasalah, " jelas Aji Patria montir dari Auto 2000 sambil menekan-nekan tali Timing belt mobil yang kendor tersebut.
Tampak Aji langsung masuk ke kolong mobil mengencangkan timingbelt yang kendor ditemani 2 petugas Auto 2000 yang memberikan penerangan dari atas kap mobil.
Menurut Aji, kabel alternator panel sama dengan timingbelt satu baut dan kendor mengakibatkan panel goyang dan bunyi.Penyebabnya baut sudah haus diakali dengan tambahan baut jadi suka kendor. " Sudah saya kencangkan bautnya, "kata Aji menjelaskan kepada pemilik mobil dan Bripda Bagas dan dua temannya Bripda Andhika. dan Bripda Muhammad Prasetyo yang terus menunggu hingga mobil selesai diperbaiki.
Kemudian Aji mempersilahkan pemilik mobil menghidupkan mobil. Ketika di tes suara denyit timingbelt yang memekakanntelinga sudah tak terdengar lagi.
Petugas Auto 2000 kemudian meminta KTP dan STNK untuk dicatat dan laporan . Pemilik mobil hanya membayar ringan.
Mesin Mobil Kijang Super itu hidup kembali dengan suara bening, kemudian kembali melaju menuju kampung halamannya. " Terimakasih Pak Polisi dan Auto 2000, " kata Muhammad sambil melambaikan tangan. (M.Arifin Mukendar)











