Jabat Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara, Didit Herdiawan: Fokus Bangun Tanggul Laut

By Indonesia Maritime News 26 Agu 2025, 06:06:52 WIB Nasional
Jabat Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara, Didit Herdiawan: Fokus Bangun Tanggul Laut

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto melantik Didit Herdiawan Ashaf menjadi Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, bersama kepala badan lainnya. Foto: Setpres



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto melantik Laksdya (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Badan ini nantinya akan membangun tanggul raksasa di Pantai Utara Jawa.

Pelantikan Didit di Istana Negara, Senin (25/8/2025) bersamaan dengan pelantikan Kepala Badan lainnya yaitu Kepala Badan Industri Mineral, Kepala Badan Narkotika Nasional, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Selain itu dilantik pula dan para duta besar luar biasa dan berkuasa penuh RI.

Selain Didit, Kepala Negara juga melantik Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (Pantura).

Baca Lainnya :

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan dibentuknya badan ini salah satunya untuk mengatasi persoalan di Pantura. Setiap tahun, kata Prasetyo, terjadi penurunan permukaan tanah terutama di pantai utara Jawa.

"Coba saudara-perhatikan di beberapa tempat hampir rutin terjadi rob, sementara berdasarkan data terdapat sekitar 20 juta warga yang tinggal di pesisir pantai utara," jelas Prasetyo.

Dengan kondosi tersebut, sambung Prasetyo, harus ada penanganan. Karena kebutuhan itulah maka dibentuklah Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Fokus Tanggul Laut

Sementara itu usai dilantik, Didit mengungkapkan bahwa tugas utama badan yang dipimpinnya adalah melaksanakan pembangunan tanggul laut di pantai utara Jawa.

"Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) tentunya melaksanakan kegiatan pembangunan tanggul laut di pantura Jawa," kata Didit.

Menurut Didit, ia memiliki tugas untuk mencegah timbulnya persoalan yang berkaitan dengan ekosistem maupun masyarakat pesisir dalam pembangunan tanggul laut. Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta sejumlah menteri terkait.

Terkait pendanaan, Didit menyatakan bahwa fokus pencarian investasi akan dilakukan setelah proses konsolidasi dengan pihak-pihak terkait rampung.
"Insya Allah nanti setelah ini (mencari investasi), kita baru konsolidasi," kata dia.

AHY sendiri menyampaikan bahwa rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall akan menggunakan skema pembiayaan kombinasi antara pemerintah dengan badan usaha.

"Kerja sama pemerintah dan badan usaha adalah yang terbaik," tandas AHY. (Bow/Oryza).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook