- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
IMDEX Asia 2025 di Singapura, Wakil Kepala Staf TNI AL Bawa 2 Kapal Perang

Keterangan Gambar : Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma bersama Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Anung Sutanto dan perwira lainnya menghadiri Pembukaan International Maritime Defence Exhibition (IMDEX) Asia 2025 yang digelar di Changi Exhibition Center, Singapura. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: International Maritime Defence Exhibition (IMDEX) Asia 2025 yang digelar di Changi Exhibition Center, Singapura, mulai Selasa (6/5) hingga Kamis (8/5/2025) diikuti oleh lebih dari 70 negara, termasuk Indonesia.
Dari Indonesia, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma menghadiri Pembukaan International Maritime Defence Exhibition (IMDEX) Asia 2025 yang digelar di Changi Exhibition Center, Singapura, pada Selasa (6/5).
Baca Lainnya :
- Indonesia-Australia Sepakat Tangani IUUF di Zona Ekonomi Eksklusif Lebih Kongkret0
- Forum OOC dan APEC, Indonesia Soroti Regulasi Penataan Ruang Laut & Perikanan Berkelanjutan0
- IMDEX Asia 2025, KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 Dikelilingi 15 Kapal Perang Mancanegara0
- Indonesia Gandeng Korsel, Bangun Aliansi Strategis Penguatan SDM Perikanan0
- Jejak Pertempuran AS dan Jepang, Penyelam TNI AL Pasang Prasasti di Bangkai Kapal USAT Liberty 0
Bersama Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Anung Sutanto, kegiatan tersebut juga dihadiri Delegasi TNI AL dari Koarmada I antara lain Komandan KRI Bung Karno-369, Letkol Laut (P) Tomosa U. Larosa, dan Komandan KRI Kerambit-627, Letkol Laut (P) Herwanto.
Dalam event internasional ini, Indonesia menghadirkan dua kapal perang yaitu KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627. Upacara pembukaan dihadiri oleh lebih dari 56 delegasi tingkat tinggi, termasuk lebih dari 43 Kepala Staf Angkatan Laut, Direktur Penjaga Pantai, Kepala Badan Penegak Hukum Maritim, serta perwakilan dari lebih dari 35 negara.
Managing Director Experia Events Pte Ltd. selaku penyelenggara, Leck Chet Lam menyampaikan, IMDEX 2025 berfokus pada inovasi teknologi maritim dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). "Acara ini diproyeksikan dihadiri lebih dari 12.500 peserta dari lebih dari 70 negara dan wilayah, serta melibatkan lebih dari 230 perusahaan dari 26 negara", ungkapnya.
Selain KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 yang dikirimkan Indonesia, kapal perang dari berbagai negara juga turut hadir. Kapal perang yang hadir antara lain ITS Antonio Marceglia (Italia), JS Yahagi (Jepang), KD Lekir (Malaysia), RSS Endeavour, RSS Tenacious, dan RSS Dauntless (Singapura), SLNS Samudura (Sri Lanka), HTMS Prachuap Khiri Khan (Thailand), HMS Spey (Inggris), dan USS Dewey (Amerika Serikat).
Usai mengikuti Pembukaan International Maritime Defence Exhibition (IMDEX) Asia 2025, Wakasal juga melaksanakan Bilateral Meeting bersama Chief of The Republic of Singapore Navy Rear Admiral Sean Wat di Hotel Pan Pacific, Singapura. Meeting ini membahas berbagai bidang penting seperti bidang operasi dan latihan, pertemuan, serta kursus dan pendidikan.
IMDEX Asia 2025 menjadi arena penting bagi industri pertahanan maritim global. Event ini selain menjadi ajang unjuk kekuatan militer, juga menjadi fondasi penting bagi para perwira angkatan laut dari berbagai negara. Kesempatan ini menjadi ajang berinteraksi, bertukar pengetahuan, dan memperkuat diplomasi pertahanan. (Arry/Oryza)











