- Kemenhub Kerahkan 841 Kapal Angkutan Lebaran 2026, Kapasitas 3,2 Penumpang
- Sindikat Penyelundup Sisik Trenggiling Senilai Rp180 Miliar di Pelabuhan Tanjung Priok Dibongkar Pet
- Pelindo Regional 2 Pelabuhan Ciwandan Uji Sandar Kapal, Persiapan Hadapi Mudik Lebaran 2026
- Mudik Gratis IPC TPK Bersama Pelindo Group Aman dan Nyaman
- Semangat Ramadhan IPC TPK Bagi 1600 Takjil di Pelabuhan
- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
Hutan Mangrove di Kabupaten Sorong Dipoles Jadi Kampung Bahari Nusantara TNI AL

Keterangan Gambar : Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP didampingi istri menyerahkan bantuan. Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),SORONG: Hutan Mangrove di Desa Katinim, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, akan disiapkan sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI Angkatan Laut. Program ini merupakan sinergi antara TNI AL dengan rakyat.
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr. Opsla didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada III, Ny Yuanita Irvansyah, meninjau hutan mangrove di Desa Katinim, Distrik Salawati, Kab. Sorong, Papua Barat yang akan dipersiapkan sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI Angkatan Laut. Rabu (14/12/22).
Kampung Bahari Nusantara merupakan program TNI Angkatan Laut, dimana program ini sudah dilaksanakan di seluruh wilayah oleh Panglima atau Komandan Pangkalan di seluruh jajaran TNI Angkatan Laut. "Kali ini dilakukan oleh Koarmada III," ujar Pangkoarmada III.
Baca Lainnya :
- Kasal Terima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 8 Pati TNI AL0
- Teknokogi SFF Mengubah Budaya Nelayan dari Mencari Ikan Menjadi Menangkap Ikan0
- 8 Kapal Perang TNI AL Semarakkan Puncak Hari Nusantara 2022 di Wakatobi0
- Peta Jalan Pelindo Terminal Petikemas, Targetkan 2025 Aktif di Perdagangan Global0
- Luncurkan 11 Mobil ETLE, Kapolda Metro: Hukum Tidak Pandang Bulu di Jalan Raya0
Kampung Bahari Nusantara merupakan sinergi TNI Angkatan Laut dengan rakyat. Sinergi ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, ekonomi serta pertahanan.
"Harapannya, setelah nanti diresmikan, masyarakat dapat tetap menjaga dan mengembangkan desa ini sebagai Kampung Bahari Nusantara. Tentunya dengan dukungan dari Pemerintah Daerah dan Koarmada III sehingga program ini tetap dan terus berjalan," ungkapnya.
BAKTI SOSIAL
Dengan dicanangkannya Desa Binaan TNI Angkatan Laut/ Koarmada III, jika ada informasi-informasi yang merugikan masyarakat di laut khususnya nelayan, maka masyarakat dapat meneruskan kepada TNI Angkatan Laut. Sehingga dapat diantisipasi dengan cepat baik itu kegiatan ilegal maupun kegiatan yang mengganggu masyarakat nelayan.
Di sela-sela peninjauan tersebut Pangkoarmada III dan Ketua Daerah Jalasenastri Armada III serta pengurus Jalasenastri Armada III, juga melaksanakan bakti sosial. Aksi sosial dengan membagikan kontak sembako. Bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar.
"Kami sangat senang TNI Angkatan Laut datang ke sini memperhatikan pembangunan desa kami," kata Robert Rio Kalawen seorang nelayan tradisional dan Penihasimi, warga asli Papua yang tinggal di Katinim Kabupaten Sorong Papua Barat.
BERDAYAKAN POTENSI MARITIM
Sementara itu, Lurah Katinim Yermias Malakabu sangat mengapresiasi penetapan Katinim menjadi Kampung Bahari Nusantara oleh TNI Angkatan Laut/ Koarmada III. Ia menilai program ini menjadi pemicu untuk membangun kesadaran masyarakat dalam memberdayakan potensi maritim guna mendorong kemajuan Katinim.
Menurut dia, Kampung Bahari Nusantara dengan program di bidang Pariwisata, Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan Pertahanan, dapat sejalan dengan harapan pengembangan Katinim kedepan. Diharapkan desa ini dapat maju dan berkembang serta memicu pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh, pungkasnya.
Pada bagian lain Kepala Dinas Potensi Maritim/ Kadispotmar Koarmada III Kolonel Laut (KH) Ir. Amir Firdausi, mengatakan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa/ Kelurahan Katinim sebagai Kampung Bahari Nusantara.
Kegiatan itu antara lain adalah pembangunan Gapura KBN, Rumah Pintar/Taman Baca, area bermaian anak-anak, jembatan untuk nelayan tradisional dan Wisata Mangrove, serta Karya Bakti di Masjid dan Gereja serta kegiatan yang sedang dilaksanakan penanaman mangrove. (Riz/ Oryza)











