- Asyiknya Mudik Lebaran ke Bangka Belitung Naik Kapal Perang TNI AL, Dijamu Buka Puasa dan Sahur
- Mudik Asyik, 4.000 Pemudik Ceria Pulkam Naik Bus Gratis dari Pelindo Terminal Petikemas
- Menhub Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026
- Januari hingga Jelang Lebaran 2026, KKP Bukukan Ekspor Ikan Rp 16,7 T
- Catat, Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026, Distribusi Logistik Normal
- KKP Stop Operasional UPI, Diduga Jadi Biang Pencemaran di Rembang
- Ramadhan Berkah, IPC TPK Gelar Karpet Baru di 8 Masjid Sekitar Tanjung Priok
- Lebaran 2026, IPC TPK Berangkatkan 500 Pemudik Tujuan Semarang
- Dorong Pertumbuhan Industri, Pelindo Tambah 4 Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang
- Pelindo Group Berangkatkan 7.570 Peserta Mudik Gratis 2026, Dirut: Tradisi Satukan Bangsa
Dua Kapal Perang RI Manuver Tempur di Selat Rupat

Keterangan Gambar : Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau. Foto: Dispenal
Baca Lainnya :
- Di Laut Mediterania, Helikopter TNI AL Unjuk Kemampuan Kirim Barang ke Kapal Perang0
- Tubrukan dengan Kapal Motor, KMP Mishima Dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Bajoe0
- Tugas Mulia Prajurit Penjaga Tapal Batas Pulau Terluar, Jadi Perhatian Khusus Komandan0
- Transportasi Laut, Kunci Wujudkan Konektivitas Wilayah Timur Indonesia0
- Terendus, Mau Dibawa ke Kapal 31 Paket Ganja Plastik Hitam, Pelaku Dibekuk Prajurit Lanal Nabire0
Indonesiamaritimenews. com (IMN), JAKARTA: Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 yang berada di bawah jajaran Komando Armada I (Koarmada I), melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau.
Manuver ini dilakukan dalam latihan manuver taktis yang digelar pada Sabtu (27/4/2024). Latihan ini bertujuan menjaga kesiapsiagaan dan naluri tempur para Prajurit Jalasena di laut.
Adapun latihan yang dilaksanakan meliputi komunikasi melalui bendera isyarat (Flaghoist), pengiriman melalui bendera isyarat (Semapore) dan manuver pemindahan logistik (RASAP).
Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono mengatakan bahwa sebagai Prajurit Jalasena di lingkungan Koarmada I dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi situasi apapun. Latihan dilaksanakan agar selalu menjaga profesionalisme Prajurit Jalasena serta selalu mengantisipasi segala kemungkinan yg akan terjadi.
Pelaksanaan latihan tersebut merupakan implementasi dari program Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Prajurit Jalasena Samudera menuju Indonesia Maju. (Arry/Oryza)











