- Modus Keramba Apung, Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Digagalkan TNI AL
- Munas FSP, Menaker: Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja Terus Bangun Dialog
- Menaker: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja Setara
- Delegasi Madagaskar Tinjau Operasional Layanan Bongkar Muat Berbasis Digital di IPC TPK
- Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok Kian Menggeliat
- Perahu terbalik, 2 Nelayan Diselamatkan Prajurit KRI BHT-370 di Selat Madura
- Setetes Harapan, Donor Darah, di Hari Jadi IPC TPK Himpun 128 Kantong
- Dankodaeral IV Tegaskan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Harus Jadi Agen Perubahan
- Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
- Besok 1 Agustus Ada Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Menag: Mari Kita Sambut Bulan Kemerdekaan RI
Dua Kapal Perang RI Manuver Tempur di Selat Rupat

Keterangan Gambar : Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau. Foto: Dispenal
Baca Lainnya :
- Di Laut Mediterania, Helikopter TNI AL Unjuk Kemampuan Kirim Barang ke Kapal Perang0
- Tubrukan dengan Kapal Motor, KMP Mishima Dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Bajoe0
- Tugas Mulia Prajurit Penjaga Tapal Batas Pulau Terluar, Jadi Perhatian Khusus Komandan0
- Transportasi Laut, Kunci Wujudkan Konektivitas Wilayah Timur Indonesia0
- Terendus, Mau Dibawa ke Kapal 31 Paket Ganja Plastik Hitam, Pelaku Dibekuk Prajurit Lanal Nabire0
Indonesiamaritimenews. com (IMN), JAKARTA: Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 yang berada di bawah jajaran Komando Armada I (Koarmada I), melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau.
Manuver ini dilakukan dalam latihan manuver taktis yang digelar pada Sabtu (27/4/2024). Latihan ini bertujuan menjaga kesiapsiagaan dan naluri tempur para Prajurit Jalasena di laut.
Adapun latihan yang dilaksanakan meliputi komunikasi melalui bendera isyarat (Flaghoist), pengiriman melalui bendera isyarat (Semapore) dan manuver pemindahan logistik (RASAP).
Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono mengatakan bahwa sebagai Prajurit Jalasena di lingkungan Koarmada I dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi situasi apapun. Latihan dilaksanakan agar selalu menjaga profesionalisme Prajurit Jalasena serta selalu mengantisipasi segala kemungkinan yg akan terjadi.
Pelaksanaan latihan tersebut merupakan implementasi dari program Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Prajurit Jalasena Samudera menuju Indonesia Maju. (Arry/Oryza)











