- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Dramatis, 23 ABK Terombang-ambing di Laut Dievakuasi Tim SAR

Keterangan Gambar : Sebanyak 23 ABK terombang-ambing di laut dievakuasi oleh Tim SAR gabungan. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Sebanyak 26 ABK (Anak Buah Kapal) terombang-ambing di perairan Flores dekat Bali, Minggu (26/2/2023) dinihari. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 23 ABK, sedangkan 3 lainnya termasuk kapten kapal memilih beetahan karena ingin memperbaiki mesin kapal yang rusak.
Evakuasi berlangsung dramatis di tengah gelombang tinggi. Puluhan ABK ini sudah 5 jam terombang-ambing di lautan akibat mesin kapal mati.
Tim gabungan termasuk dari TNI AL dan Polri bergerak cepat melakukan evakuasi 23 ABK menggunakan kapal SAR KN Puntadewa 250. Sedangkan kapten kapal dan 2 ABK lainnya tetap tinggal di kapal Jangkar Samudra yang mereka tumpangi.
Baca Lainnya :
- Perkuat Branding Go Global, BNI Gandeng Japan Airlines0
- Mutasi Jenderal Polri, Kadiv Humas Dedi Prasetyo Digantikan Sandi Nugroho0
- Keren! Satgas TNI AL Dapat Out Standing Perfomance dari Tim FQE UNIFIL0
- Innalillahi... Prof KH Alie Yafie Tutup Usia0
- Kapten Marinir Gadungan Ditangkap TNI AL, Wanita Korban: Terima Kasih Pomal0
Kapal Jangkar Samudra yang mengangkut 8 ton ikan mengalami kerusakan mesin saat berlayar dari Larantuka menuju Pelabuhan Maumere dengan mengangkut 8 ton ikan.
Mexianus Bekabel, Kepala Tim SAR Maumere mengatakan ketika pihaknya mendapat informasi ada kapal yang terombang-ambing di lautan, tim bergerak cepat.
"Saya langsung perintahkan Kasi Operasi untuk langsung berkordinasi dengan instansi samping, yaitu TNI AL dan Polri untuk melakukan kerjasama dalam melakukan evakuasi. Kondisi nelayan tersebut dalam keadaan sehat, Alhamdulillah," kata Mexianus.
Sebanyak 23 ABK yang berhasil evakuasi langsung dibawa ke Pelabuhan Wuring untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. (Riz/Oryza)











