- Makan Bareng, Potret Kedekatan Masyarakat Kepulauan Solomon dengan Satgas Port Visit 2026
- Bareskrim Bongkar jaringan Internasional Penyelundupan 12 Boks Benih Bening Lobster, Nilainya Rp5,8 Miliar
- Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Jumlah Alumni Terserap di Pasar Kerja
- Tangkapan TNI AL di Lampung, Ribuan Cartridge Liquid Vape Yakuza dan Batman Dimusnahkan
- Marinir Indonesia dan Militer Australia Sama-sama Asah Kemampuan Tempur
- KRI SIM-367 dan 3 Kapal Perang Australian Defence Force Uji Ketangguhan di Bali
- Catat, KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala 31 Oktober 2026
- Soal Cara Bertahan Hidup di Hutan, Tentara Australia Nyerah, Berguru pada Marinir Indonesia
- Pendekatan Geopolitik, Hukum Laut Internasional, dan Strategi diplomasi
- Tim QR Kodaeral I Bongkar Dugaan Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Deli Serdang
Diterima Presiden Jokowi, PWI Pusat Laporkan Program Kerja dan Kompetensi Wartawan

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi menerima Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan sejumlah pengurus. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun bersama jajaran pengurus diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Kepada Kepala Negara, Hendry menyampaikan beberapa program kerja kepengurusannya. Program tersebut antara lain di bidang pendidikan fokus kembali pada peningkatan kompetensi wartawan dan wawasan kebangsaan wartawan.
Baca Lainnya :
- Galang Dukungan Pencalonan Indonesia di Dewan IMO, Menhub Undang 23 Dubes0
- Indonesia Resmi Jadi Anggota FATF, Jokowi: Menuju Tata Kelola Rezim Anti Pencucian Uang0
- Orasi Lantang Anies Baswedan di Monas Mendunia: Free Free Palestine, Stop Zionist Israel!0
- Orasi di Monas Mengutuk Agresi Israel, Puan Maharani: Palestina, Merdeka!0
- 1,4 Juta Peserta Aksi Bela Palestina Padati Monas, Puan Maharani Hingga Anies Baswedan Orasi0
"Kami melaporkan bahwa telah terpilih ketua umum baru (dalam) Kongres PWI di Bandung pada 25-26 September yang lalu. Yang kedua, kami melaporkan bahwa kami ingin fokus kembali pada masalah pendidikan, peningkatan kompetensi wartawan, dan wawasan kebangsaan wartawan," ucap Hendry.
Hendry menyampaikan saat ini jumlah anggota PWI tercatat mencapai sekitar 20.000 anggota yang tersebar di 38 provinsi dan satu cabang khusus Solo, tempat lahirnya PWI.
Hendry juga menyampaikan soal dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Bdan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyelenggaraan sekolah jurnalisme Indonesia dan uji kompetensi wartawan.
"PWI berharap bapak Presiden memberi arahan agar kedua program tersebut dapat kembali berjalan mulai tahun depan," ujarnya.
Terkait upaya peningkatan wawasan kebangsaan, Hendry melaporkan, dimulai dengan sosialisasi Pers Kebangsaan di Yogyakarta pada bulan November ini. Hal tersebut sesuai dengan komitmen PWI kembali ke hasil Kongres Solo 1946 yang pada keputusan nomor satu adalah ikut menjaga kedaulatan negara, tidak hanya asyik dengan karya jurnalistik semata.
"Artinya ikut memikirkan persoalan bangsa dan memberi saran atau jalan keluarnya. PWI harus aktif menunjukkan keIndonesiaannya, sesuai namanya," kata Hendry.
Dalam pertemuan itu dibahas pula sosialisasi pers kebangsaan sekaligus peluncuran Graha Pers Pancasila yang akan digelar di Yogyakarta pada November 2023 mendatang. PWI juga menyampaikan agenda acara Hari Pers Nasional yang direncanakan akan digelar di Ancol, Jakarta.
"Bapak Presiden mengatakan seandainya nanti memang ada kekurangan dari pemerintah Provinsi Yogyakarta, pemerintah pusat akan membantu," tandas Hendry.
Turut mendampingi Jokowi dalam pertemuan dengan Pengurus PWI Pusat yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
(Arry/Oryza)











