- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
Buru Penyelundup, Bakamla Luncurkan Kapal Berkecepatan Tinggi

Keterangan Gambar : Bakamla meluncurkan satu unit kapal berkecepatan tinggi buatan dalam negeri. Foto: Humas Bakamla
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), BATAM: Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meluncurkan satu unit kapal berkecepatan tinggi. Kapal tersebut diproduksi di Batam, Kepulauan Riau.
Kepala Bakamla, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengatakan, kapal bernomor lambung HSC 32-03 ini merupakan kapal ketiga di kelasnya. Kapal tersebut dinilai sangat diandalkan dalam penegakan hukum, khususnya di wilayah perbatasan yang beepotensi rawan penyelundupan.
Hadirnya kapal tersebut diharapkan mampu membuat penyelundup gentar. "Secara tidak langsung akan menekan niat dan mereduksi aktivitas penyelundupan,” jelas Aan dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (17/12/2022).
Baca Lainnya :
- Prakiraan Gelombang Tinggi Dalam Sepekan, Ini Dia Wilayah yang Harus Diwaspadai0
- Ini Dia Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru Diterbitkan Kemenhub0
- Otoritas Pelabuhan Marunda Diminta Menarik PNPB Secara Governance0
- Begini Kondisi Cuaca Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Lainnya Sabtu 13 Agustus 20220
- Gerai Maritim, Kapal Tol Laut Angkut Minyak Goreng ke Indonesia Timur 0
Adapun spesifikasi kapal tersebut: panjang 14.30 meter, lebar 3.3 meter. Badan kapal, terbuat dari aluminium dengan mesin 3 x 425 HP. Sedangkan kecepatannya mencapai 65 knots dengan akomodasi enam orang.
Dijelaskan Aan Kurnia, karakteristik penyelundupan di perbatasan saat ini bergerak menggunakan kapal berkecepatan tinggi. Sehingga untuk menghadapinya diperlukan aset patroli yang memiliki kecepatan tinggi pula.
Aan mengucapkan terima kasih atas keberhasilan dari PT Palindo dalam membangun kapal tersebut. Hal ini sebagai wujud kemampuan industri maritim dalam negeri menghadapi keamanan maritim nasional.
"Saya berharap ke depan Bakamla dapat mengadakan HSC lebih banyak lagi dengan penambahan mesin 4 x 425 HP sehingga dapat mencapai kecepatan 70 knots," tandas Aan Kurnia. (Arry/ Oryza)











