- Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali
- Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026 di 63 Terminal Penumpang
- Ditjen Hubla Revalidasi Auditor ISPS Code 2026, Perkuat Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan
- Hidupkan Budaya Keselamatan Maritim di Labuan Bajo, Kemenhub Gelar Kampanye
- Kapal Patroli KN Jembio-P215 Padamkan Kebakaran KM Inti Marina VII di Perairan Pulau Ular
- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadap
- Pidato di Amerika: Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas, Kepastian Hukum, dan Reformasi SDM
Ini Perubahan Visi dan Transformasi PELNI, Logo Baru dan Wajah Baru

Keterangan Gambar : Peluncuran logo dan wajah baru KM Kelud dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok.Foto: Humas Pelni
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melakukan perubahan seiring tranformasi yang dilakukan berubah Visi melakukan perubahan logo baru dan wajah baru. Perubahan itu terlihat saat meluncurkan Kapal Kelud.
Perubahan tampak pada saat Pelni meluncurkan kapal penumpang itu yang telah mengalami perubahan di antaranya warna corong asap tak lagi kuning tetapi didominasi warna biru. Peluncuran wajah baru KM Kelud dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (29/9).
Pantauan Indonesiamaritimenews.com, saat peluncuran tampak hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan RI Novie Riyanto, Sekretaris Kementerian BUMN RI Rabin Indrajad Hattari serta sejumlah pemangku kepentingan pelabuhan serta lembaga dan BUMN lainnya.
Baca Lainnya :
- Kegiatan Ekspor Pelayaran Indonesia Meningkat, Kapal Asing Masih Mendominasi0
- Aset Potensi throughput 18.000 TEUs, SPSL Garap Depo Petikemas Pelabuhan Panjang0
- IPC TPK Layanani Sea Horse Service dan Lang Co Service, Tumbuhkan Ekspor Impor ke China & Vietnam.0
- Sindo Pindahkan Kapal ke TPK Koja, General Manager Indra H Sani: Genjot dengan Transshipment0
- 1.000 Ton Beras Dikirim Kemenhub ke NTT Menggunakan Kapal Tol Laut0

Kiri ke kanan: Sekretaris Kementerian BUMN RI Rabin Indrajad Hattari, Dirut PELNI Tri Andayani, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan RI Novie Riyanto
Direktur Utama PELNI Tri Andayani dalam sambutannya mengatakan bahwa perubahan wajah KM Kelud merupakan bagian dari rebranding PELNI yang telah mengubah dan meresmikan logo barunya pertengahan tahun ini.
"Rebranding ini kami lakukan seiring perubahan visi dan wujud transformasi yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir. Semoga kehadiran KM Kelud dengan wajah barunya, dan akan menyusul untuk 25 kapal penumpang lainnya, dapat diterima oleh para pelanggan kami," tutur Anda dalam sambutannya.
Setelah lebih dari 30 tahun warna kapal PELNI dikenal dengan warna krem dan putih, kapal penumpang PELNI selanjutnya akan didominasi oleh warna putih dengan sapuan warna biru tua di sisi depan atau haluan. Sementara untuk cerobong PELNI yang dicirikan warna kuning dan merah putih, sekarang pelanggan akan melihat logo raksasa PELNI yang berwarna biru.
Bukan hanya mengandalkan perubahan wajah, KM Kelud juga mengalami perubahan interior yang signifikan, khususnya pada ruang komersial seperti bioskop, kafetaria dan ruang entertainment.
"Pelanggan kami akan melihat perubahan besar di area-area hiburan. Kami yakin perubahan ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda dan membuat pelanggan kami mencintai KM Kelud. Dan tentu saja, peningkatan fasilitas dan layanan ini tentu kami harapkan dapat mendongkrak pendapatan dari usaha kapal penumpang," tambah Anda.
KM Kelud merupakan kapal penumpang PELNI buatan Jerman yang telah beroperasi sejak 1998. Rute regularnya dimulai dari Jakarta dan menyinggahi Batam, Tanjung Balai Karimun hingga ke Medan. KM Kelud dapat dijumpai dan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok setiap Jumat malam
TENTANG PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang yang melayani 1.058 ruas dan menyinggahi 71 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 42 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, di mana Kapal Perintis menyinggahi 273 pelabuhan dengan total 3.495 ruas.
PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik.
Saat ini PELNI mengoperasikan 11 trayek Tol Laut serta 1 trayek khusus untuk Kapal Ternak. (Arry/Oryza)











