- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari
Armada Perang TNI AL dan Singapura Tenggelamkan Kapal Musuh di Natuna

Keterangan Gambar : Armada Perang TNI AL dan Singapura Tenggelamkan Kapal Musuh di Natuna. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Armada TNI Angkatan Laut, dalam hal ini KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Halasan-630, bersama dua kapal perang Republic of Singapura Navy (RSN) yaitu, RSS Vigour-92 dan RSS Interpid-69, berhasil tenggelamkan kapal musuh di Perairan Natuna, Kepulauan Riau.
Aksi heroik tersebut berlangsung pada Senin (28/8/2023) dalam Latihan Bersama (Latma) Eagle Indopura 2023. Kegiatan Penembakan Sasaran Permukaan (Gunex) Peran Tempur Bahaya Permukaan laut dilaksanakan untuk menghadapi kapal permukaan musuh yang disinyalir menggagalkan jalannya latihan bersama.
Killer Tomato yang disimulasikan sebagai kapal musuh, dijadikan sasaran tembak dengan jarak 3 mil. Satu persatu dimulai dari KRI Sultan Iskandar Muda-367, Kapal RSS Interpid-69, Kapal RSS Vigour-92, dan KRI Halasan-630 membombardir sasaran menggunakan peluru tajam Meriam 76 mm dan Meriam 57 mm hingga kapal musuh berhasil ditenggelamkan.
Baca Lainnya :
- Selesai Pendidikan Lemhanas RI, 14 Pamen TNI AL Mendapat Pesan Khusus dari Kasal0
- HUT ke-77 Jalasenastri, Ini Pesan Kasal Untuk Keharmonisan Keluarga TNI AL0
- Hadapi Era Digital, Kolinlamil Gelar Latihan Fungsional Simulasi Jaringan Komputer0
- Tantangan Tugas Komleks Prajurit Kolinlamil Dituntut Beradaptasi Teknologi0
- Ngopi Bareng Satgas MTF TNI Konga dengan Lebanese Armed Forces Navy di Kapal Perang RI0
Pada Latihan Bersama ini juga dilaksanakan deteksi sasaran bawah air menggunakan APV-RT yang di luncurkan oleh tim Arsenal TNI AL dari KRI Halasan -630, dan membuat jajaran formasi Photoex bersama dengan Heli Panther serta satu Pesawat MPA CN-235 milik Indonesia dan satu Pesawat MPA 121-SQ milik Singapura.
Kolonel Laut (P) Obsen A. Naibaho selaku Dansatgas Latma Eagle Indopura 2023 menyampaikan latihan tersebut merupakan skenario latihan peperangan laut. "Latihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan menjaga naluri tempur prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Halasan-630 sehingga dapat menunjukkan performance terbaiknya pada latihan bersama dengan prajurit Angkatan Laut Singapura (RSN)", ujar Dansatgas.
Pelaksanaan kegiatan latihan Latihan Bersama Eagle Indopura 2023 ini selaras dengan salah satu program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu keberhasilan suatu operasi diperlukan penataan terhadap manajemen operasi guna menentukan strategi yang tepat serta efektif untuk mencapai tugas pokok yang lebih besar dan kompleks. (Bow/Oryza)











