- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
Alhamdulillah...ke Teluk Palu , Calhaj Tolitoli Naik Kapal Perintis Difasilitasi Kemenhub

Keterangan Gambar : Sebanyak 339 orang jemaah calhaj diangkut menggunakan kapal perintis yaitu KM Sabuk Nusantara 89 menuju ke Pelabuhan Teluk Palu. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas II Teluk Palu, memfasilitasi keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) asal Tolitoli, Sulawesi Tengah. Sebanyak 339 orang jemaah calhaj diangkut menggunakan kapal perintis yaitu KM Sabuk Nusantara 89 menuju ke Pelabuhan Teluk Palu selanjutnya terbang ke embarkasi Balik Papan menuju Jeddah.
Direktur Lalu
Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Hendri Ginting mengungkapkan kegiatan ini merupakan tindaklanjut permintaan dari Bupati Tolitoli, Amran H. Yahya. Bupati meminta dukungan kapal perintis untuk memfasilitasi keberangkatan calhaj asal Kabupaten Tolitoli menuju Pelabuhan Teluk Palu.
UPT Ditjen Hubla dalam hal ini KSOP Kelas IV Tolitoli ikut andil dalam persiapan. Mulai dari perencanaan keberangkatan, survei lapangan, berkoordinasi dengan KSOP Kelas II Teluk palu,sampai pada hari H pengawasan keberangkatan Jemaah Haji.
Baca Lainnya :
- Nah! Naik Kapal Laut Kini Nggak Wajib Pakai Masker0
- Jenazah JA ABK Kapal Ikan FV Fuyuanyu Kemenhub Fasilitasi Pulang ke Indonesia dari Singapura0
- Kemenhub Gandeng Bank Syariah Indonesia Kerjasama Fasilitas Pembiayaan0
- Hadiri Forum APHoMSA di Australia, Indonesia Paparkan Sistem I-Motion0
- Kemenhub Sosialisasikan Aturan Baru Tarif Kapal Perintis dan Tarif Batas Atas Kapal PSO0
"Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terkait kegiatan tersebut telah memfasilitasi sebanyak 339 orang jemaah calon haji dan 10 orang pendamping dari pemerintah daerah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli yang berangkat menuju ke Pelabuhan Teluk Palu dengan menggunakan kapal perintis," kata Hendri dalam keterangan tertulis Rabu (14/6/2023).
Lebih lanjut, Hendri mengungkapkan salah satu alasan penggunaan transportasi laut untuk mengangkut calhaj adalah agar jarak tempuh tidak terlalu lama dibanding jalur darat. Pertimbangannya sebagian besar jemaah telah lanjut usia.
"Kapal perintis yang mengangkut calon jemaah haji tersebut telah berangkat dari Pelabuhan Tolitoli tanggal 11 Juni 2023 dan tiba di Pelabuhan Teluk Palu pada tanggal 12 Juni 2023," tandas Hendri.
Sebagai informasi, KM Sabuk Nusantara 89 telah dilengkapi fasilitas dan standar keamanan pelayaran serta beragam fasilitas lainnya seperti ruangan Full AC, Cafe, Tempat Tidur dan Tamu terdiri dari berbagai kelas 1, 2 hingga ekonomi. (Arry/Oryza)











