- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
TNI AL dan Yayasan Hang Tuah Ajak Siswa Cerdas Gunakan Medsos dan Cegah Bullying

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut berkolaborasi dengan Yayasan Hang Tuah memberikan pengetahuan tentang Media Sosial (Medsos) serta mencegah terjadinya Bullying kepada para pelajar. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: TNI Angkatan Laut berkolaborasi dengan Yayasan Hang Tuah memberikan pengetahuan tentang Media Sosial (Medsos) serta mencegah terjadinya Bullying kepada para pelajar.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari masing-masing di SMK KAL-1, Surabaya, Rabu (11/10/2023) dan di SMK Farmasi Sekesal Hang Tuah pada Kamis (12/10/2023).
Baca Lainnya :
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali: Purnabakti Bukan Akhir Pengabdian0
- 9 Kapal Perang, Armada Udara dan Pasukan Elit Amankan KTT AIS Forum 2023 di Bali0
- Kemarau Panjang, Kolinlamil Siaga Antisipasi Kebakaran0
- 15 Tahun Prajurit TNI AL Pakai Armada Lama, Kasal Serahkan Ratusan Kendaraan Operasional Baru0
- Hari Kesehatan TNI AL, Yuuk Canangkan Hidup Sehat0
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Perwira Suspa Staf Pusat Pendidikan Bantuan dan Administrasi (Pusdikbanmin) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal).
Perkembangan teknologi informasi memiliki beberapa pengaruh negatif dan membahayakan jika tidak hati-hati dalam pemanfaatannya. Bahkan banyak yang tersandung hukum karena salah dalam menggunakan media sosial tersebut.
Kondisi ini membuat para perwira Suspa Staf Pusdikbanmin terpanggil melaksanakan sosialisasi. Materi yang diberikan bukan hanya tentang penggunaaan medsos. Melainkan juga soal bullying yang saat ini sedang menjadi sorotan tajam di masyarakat.
Mengatasi kedua masalah tersebut di atas, maka perlu segera diambil langkah-langkah upaya pencegahan agar tidak terjadi di lingkungan sekolah.
Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya mengatakan seluruh siswanya mengikuti paparan dari para perwira dengan baik, karena ini merupakan modal untuk menjadi pemimpin masa depan.
DUNIA TANPA BATAS
Sementara itu Kolonel Laut (KH) Jarwadi dalam sambutannya menyampaikan, perkembangan teknologi khususnya Teknologi Informasi telah menjadikan dunia seolah tanpa batas.
"Artinya bahwa kita yang saat ini berada di ruangan ini, bisa mengetahui apa yang terjadi di luar sana hanya dengan waktu hitungan menit," kata Kolonel Jarwadi. Kemajuan teknologi ini telah banyak membantu manusia untuk mengatasi hambatan utamanya dalam bermedia sosial.
Di ruang Punthadewa SMK KAL-1, 39 siswa gabungan dari tiap-tiap kelas mendapat pencerahan mengenai pengetahuan materi Medsos yang disampaikan Lettu Laut(S) Suyadi dan materi Mencegah Bullying oleh Lettu Laut (KH) Reski Akbar, S.Psi. Siswa harus cerdas menggunakan medsos agar tidak terkontaminasi pengaruh negatif.
Sementara itu untuk mencegah dan mengatasi terjadinya bullying, beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah sebagai saran dalam menyikapi hal tersebut, antara lain membuat layanan pengaduan yang aman dan terjaga kerahasiaannya.
Seperti konseling, bekerjasama dan komunikasi aktif antara siswa, guru dan orang tua, memberikan bantuan moril kepada siswa yang mendapat bullying, pendidik dan tenaga kependidikan memberi keteladanan perilaku positif tanpa kekerasan.
Selain itu memastikan sarana dan prasarana di Satdik tidak mendorong siswa berperilaku bullying dan program anti bullying di Satdik melibatkan siswa, orang tua, guru, alumni dan masyarakat sekelilingnya.
Kegiatan ini sesuai dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa prajurit TNI AL tidak boleh bersifat arogan dan kehadirannya harus mampu memiliki manfaat positif bagi lingkungan sekitarnya. (Fat/Oryza)











