- Lawan Illegal Fishing di Kepri, KKP Bangun 10 Kapal Pengawas Baru dan Dermaga
- Parade Surya Senja 2026 Perpaduan Kegagahan dan Kreativitas Seni, Tradisi Atraksi Taruna AAL
- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis
- Gelar Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan, KKP Edukasi 30 Pelaku Usaha
- Terancam Punah, 21 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP ke Habitat Asli
- Pembekalan Capaja AAL, Kasal Tekankan Kuasai Teknologi dan Peperangan Multidomain
- RIMPAC 2026 di Hawaii, Dubes RI Kunjungi Prajurit Marinir TNI AL
- KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
SESERA, Alat Pemurni Air Teknologi Jepang Dilengkapi Batu Kiyoseki Hadir di Indonesia

Keterangan Gambar : Richard Susilo menunjukkan alat pemurni air SESERA buatan Jepang. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebuah teknologi canggih Jepang di bidang pemurnian air kini hadir di Indonesia. Produk tersebut, SESERA, mengandung batu bersih Kiyoseki mampu menyerap mikroba yang sangat halus.
SESERA yang diproduksi oleh Sytecs Jepang, adalah water purifier inovatif yang dirancang untuk digunakan tanpa listrik baik di rumah maupun saat darurat bencana.
Susilo Richard, Advisor Sytects. Co. Ltd menjelaskan mmenggunakan SESERA sangat penting bagi yang ingin menerapkan pola hidup sehat. Selain air yang diminum menjadi lebih sehat, rasanya juga lebih enak.
Baca Lainnya :
- Relive Shirt: Kaos Kesehatan Inovatif Jepang, Pertama di Dunia, Segera Hadir di Indonesia0
- Program Pelita TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Cegah Stunting Ibu-ibu Hamil0
- TPK Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TKBM Sambut Gembira0
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis 500 Pekerja Pelabuhan Makassar, Pelindo: TKBM Pahlawan Logistik0
- Bakti Kesehatan Hari Anak Nasional 2025 Bersama TNI AL, Senyum Menatap Masa Depan0
"Mikroba berukuran 0,01 micron pun tidak bisa lolos dari alat pemurni air SESERA, “ ungkap Richard di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Muatan karbon aktif 1 pada SESERA berfungsi menyerap kekeruhan dan kadar sisa klorin bebas. Sedangkan batu maifan yang berpori-pori banyak, menyerap kotoran berukuran 10 – 30 nanometer. Begitu pula batu karang yang membuat air menjadi lebih lembut. Sedangkan karbon aktif 2 berfungsi menyaring lagi sisa-sisa benda asing yang belum tersaring.
Dijelaskan Richad, batu Kiyoseki berfungsi sebagai filter yang membersihkan dan melembutkan air menjadikan air yang dikonsumsi jadi lebih sehat dan enak. Batu Kiyoseki hasil tambang dari Desa Katashina, Perfektur Gunma, Jepang dengan fungsi “melembutkan” dan melezatkan rasa air. Batu ini tidak ada di tempat lain.
"Batu Kiyoseki hanya ada di pabrik kamindi Gunma Jepang," jelas Richard. Karenanya SESERA tidak bisa dipalsukan.
Diungkapkan Richard, dibutuhkan waktu 20 tahun untuk mengembangkan air bermutu tinggi melalui proses rekapitulasi lapisan tanah secara alamiah dengan meneliti efek terhadap air oleh mineral alami sehingga SESERA bisa dilempar ke pasar.
Di Jepang sendiri, SESERA selain digunakan oleh kalangan rumah tangga, juga dipakai oleh lembaga pemerintah dan pusat evakuasi, serta organisasi kemanusiaan dan CSR perusahaan.
SESERA dijual dengan harga terendah Rp7,9 juta per unit. Peoduk ini bebas perawatan, hanya catride berisi filter yang perlu diganti setiap sekitar dua tahun bila digunakan di Indonesia yang tingkat kekeruhan rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan Jepang. Alat ini juga tidak bisa digunakan untuk air laut dan air yang mengandung bahan kimia. (Ril/*)











