- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Perkuat Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
SESERA, Alat Pemurni Air Teknologi Jepang Dilengkapi Batu Kiyoseki Hadir di Indonesia

Keterangan Gambar : Richard Susilo menunjukkan alat pemurni air SESERA buatan Jepang. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebuah teknologi canggih Jepang di bidang pemurnian air kini hadir di Indonesia. Produk tersebut, SESERA, mengandung batu bersih Kiyoseki mampu menyerap mikroba yang sangat halus.
SESERA yang diproduksi oleh Sytecs Jepang, adalah water purifier inovatif yang dirancang untuk digunakan tanpa listrik baik di rumah maupun saat darurat bencana.
Susilo Richard, Advisor Sytects. Co. Ltd menjelaskan mmenggunakan SESERA sangat penting bagi yang ingin menerapkan pola hidup sehat. Selain air yang diminum menjadi lebih sehat, rasanya juga lebih enak.
Baca Lainnya :
- Relive Shirt: Kaos Kesehatan Inovatif Jepang, Pertama di Dunia, Segera Hadir di Indonesia0
- Program Pelita TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Cegah Stunting Ibu-ibu Hamil0
- TPK Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TKBM Sambut Gembira0
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis 500 Pekerja Pelabuhan Makassar, Pelindo: TKBM Pahlawan Logistik0
- Bakti Kesehatan Hari Anak Nasional 2025 Bersama TNI AL, Senyum Menatap Masa Depan0
"Mikroba berukuran 0,01 micron pun tidak bisa lolos dari alat pemurni air SESERA, “ ungkap Richard di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Muatan karbon aktif 1 pada SESERA berfungsi menyerap kekeruhan dan kadar sisa klorin bebas. Sedangkan batu maifan yang berpori-pori banyak, menyerap kotoran berukuran 10 – 30 nanometer. Begitu pula batu karang yang membuat air menjadi lebih lembut. Sedangkan karbon aktif 2 berfungsi menyaring lagi sisa-sisa benda asing yang belum tersaring.
Dijelaskan Richad, batu Kiyoseki berfungsi sebagai filter yang membersihkan dan melembutkan air menjadikan air yang dikonsumsi jadi lebih sehat dan enak. Batu Kiyoseki hasil tambang dari Desa Katashina, Perfektur Gunma, Jepang dengan fungsi “melembutkan” dan melezatkan rasa air. Batu ini tidak ada di tempat lain.
"Batu Kiyoseki hanya ada di pabrik kamindi Gunma Jepang," jelas Richard. Karenanya SESERA tidak bisa dipalsukan.
Diungkapkan Richard, dibutuhkan waktu 20 tahun untuk mengembangkan air bermutu tinggi melalui proses rekapitulasi lapisan tanah secara alamiah dengan meneliti efek terhadap air oleh mineral alami sehingga SESERA bisa dilempar ke pasar.
Di Jepang sendiri, SESERA selain digunakan oleh kalangan rumah tangga, juga dipakai oleh lembaga pemerintah dan pusat evakuasi, serta organisasi kemanusiaan dan CSR perusahaan.
SESERA dijual dengan harga terendah Rp7,9 juta per unit. Peoduk ini bebas perawatan, hanya catride berisi filter yang perlu diganti setiap sekitar dua tahun bila digunakan di Indonesia yang tingkat kekeruhan rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan Jepang. Alat ini juga tidak bisa digunakan untuk air laut dan air yang mengandung bahan kimia. (Ril/*)











