- Tembakan Meriam-76 TNI AL Getarkan Laut Rusia
- Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7 Persen Juni 2026
- Program NPEA Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan 1.040 Paket Sembako kepada Nelayan Kalibaru
- Ketahuan TNI AL, Penyelundupan 10.000 Benih Lobster di Lombok Timur Gagal
- Rimpac 2026 di Hawaii, Perwira TNI AL Tuntaskan Tugas Sebagai Deputy Future Operation
- Nantikan PWI Fest 2026, Workshop Platform Digital dan Festival UMKM Bakal Digelar Desember
- Semangat HUT Ke-1 Kodaeral, Kodaeral IV Gelar Aksi Aku Cinta Laut dan Gotong Royong Bersama Masyarakat
- Presiden Prabowo: Anak-anakku Semua, Kalian Telah Memilih Siap Berkorban Jiwa dan Ragamu untuk NKRI
- Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap, Kemenhub Bagikan 1.690 Life Jacket
- 15.000 Hektare Tambak di Aceh Hancur Diterjang Banjir Bandang, KKP Percepat Rehabilitasi
Sailing Camp TNI AL 2024, Bakar Semangat Pemuda Membangun Negara Maritim

Keterangan Gambar : Aspotmar Kasal, Mayjen TNI (Mar) Dr. Hermanto (kiri) melepas keberangkatan 500 lebih mahasiswa dan pelajar yang mengikuti Sailing Camp 2024. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
ndonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Bagi bangsa Indonesia, laut bukan hanya sebagai takdir tetapi juga anugerah yang amat besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Karenanya, Indonesia harus menjadi negara maritim yang kuat dan sejahtera.
Baca Lainnya :
- 500 Pemuda Indonesia Ikuti Sailing Camp di Pulau Payung, Naik KRI Semarang-5940
- Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono Terima Perhargaan Kasal Wakili 68 Pati TNI AL Masa Purna Bakti0
- Satgas Port Visit 2024 TNI AL ,Diplomasi Internasional Pertahanan & Sosial Kawasan Pasifik Selatan0
- Bawa Misi Diplomasi Perdamaian Pasifik Selatan, TNI AL Berangkatkan Satgas Port Visit 20240
- Presiden Jokowi Dianugerahi Brevet Hiu Kencana di Kapal Perang KRI RJW-9920
Hal ini ditegaskan oleh Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut (Aspotmar Kasal) Mayjen TNI (Mar) Dr. Hermanto, mewakili Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali saat melepas ratusan peserta Sailing Camp 2024 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/10/2024) siang.
Diungkapkan Mayjen TNI Hermanto, laut menyediakan berbagai macam potensi bukan hanya untuk kelangsungan hidup, tetapi juga untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. Kondisi tersebut melandasi para pimpinan bangsa Indonesia dari waktu ke waktu sejak presiden pertama untuk terus membangun Indonesia sebagai negara maritim yang kuat dan sejahtera.
"Semangat ini harus terus diwariskan dari generasi ke generasi. Berangkat dari semua itulah TNI Angkatan Laut menyelenggarakan kegiatan Sailing Camp tahun 2024 berkolaborasi dengan pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, sekolah maupun instansi lainnya. Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 550 mahasiswa dan pelajar yang menggunakan kapal produksi bangsa sendiri yaitu KRI Semarang," jelas Mayjen Hermanto.
Selain berlayar, para peserta juga akan berkemah di Kepulauan Seribu untuk mengikuti beberapa kegiatan edukatif, yaitu seminar kebangsaan, materi bela negara dan kemaritiman, pengenalan olahraga air serta berbagai macam hiburan dan kegiatan lainnya.
Tema yang diusung pada Sailing camp tahun 2024 ini yaitu, TNI Angkatan Laut menyelenggarakan sailing cam tahun 2024 di Pulau payung Kepulauan Seribu dalam rangka gerakan nasional generasi muda cinta Bahari.
Menurut Mayjen Hermanto, hal tersebut selaras dengan tujuan kegiatan yaitu terwujudnya generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, peduli lingkungan dan cinta Bahari. "Kepada peserta didikan saya berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya mungkin untuk menyuburkan dan menimba ilmu kemaritiman, meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara serta membangun kebersamaan sesama peserta," tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua kementerian, lembaga pemerintah daerah dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga bisa terselenggara dengan baik dan zero resident. "Pegang teguh prosedur keamanan baik personil maupun materi," tandas Mayjen TNI (Mar) Dr. Hermanto. (Arry/Oryza)











