- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Penegasan Presiden Prabowo: Tidak Boleh Ada Mafia dalam Pemerintahan

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Rabu (29/10/2025). Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menegaskan, integritas dan persatuan nasional merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaulat.
Presiden menyoroti pentingnya menutup kebocoran kekayaan negara serta memberantas mafia di dalam sistem pemerintahan. Hal ini ditegaskan Presiden dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/20/2025).
Presiden menggambarkan, negara sebagai sebuah tubuh yang hidup, di mana kekayaan dan sumber daya alam berperan sebagai darah yang menjaga keberlangsungan bangsa.
Baca Lainnya :
- Program Ketahanan Pangan TNI AL di Lampung, Panen Cabe, Terong hingga Telur Ayam0
- Hari Sumpah Pemuda 2025, Presiden Prabowo: Kobarkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong0
- TNI AL Panen Kedelai Varietas Garuda Merah Putih di Lampung, Dihadiri Menhan dan Mentan0
- Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur0
- Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan ASEAN0
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat.
“Kalau sumber daya kita bocor, darah kita hilang. Kalau hilangnya terus-menerus, tahun-tahun-tahun, bertahun-tahun, berdekade-dekade, sudah pasti tidak usah orang pinter, tidak usah S3, untuk di ujungnya kita akan gagal sebagai suatu bangsa,” tegas Presiden Prabowo.
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu prioritas awal pemerintahannya adalah mengidentifikasi dan mengamankan sumber kekayaan nasional agar tidak terus mengalir keluar negeri. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan semangat gotong royong dalam menegakkan hukum dan menyejahterakan rakyat.
“Kalau sistemnya salah, kita harus berani memperbaiki dan tidak boleh ada, pemerintah dalam pemerintah, tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan. Tidak boleh ada orang pinter yang berada di dalam pemerintahan merasa dia bisa mengakali," tegas Presiden Prabowo.
"Mengakali pemimpin politik, mengakali rakyat, karena saya memperhatikan ada, ada mereka-mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk, mencuri uang rakyat, uang negara. Ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya,” ujar Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menegaskan bahwa persatuan nasional adalah kunci kebangkitan Indonesia. “Sekarang Indonesia harus berani, punya cara kita sendiri. Kita demokrasi iya, berbeda partai boleh, bersaing, pilkada, pilpres bersaing tidak ada masalah. Sesudah bersaing ya jadi satu, kerja sama, Bahu-membahu,” tegas Presiden Prabowo. (Bow/Mar)











