- Hari Perhubungan Nasional 2026, Menhub: Momentum Evaluasi Pelayanan kepada Masyarakat
- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu
- Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
- Pelindo Regional 2 Sambut SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Kenalkan Jejak Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa
- Resahkan Nelayan, 37 Rumpon Ilegal di Maluku Utara Ditertibkan KKP
Penataan Ruang Laut Penting Dalam Mewujudkan Kedaulatan Maritim

Keterangan Gambar : Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan membuka Marine Spatial Planning and Services Expo. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: Penataan ruang laut sangat penting dalam rangka mendorong Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dalam mewujudkan kedaulatan dan kejayaan maritim, perlu adanya rencana tata ruang wilayah nasional terintegrasi berwawasan Nusantara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat membuka Marine Spatial Planning and Services Expo 2023, di Jakarta, Senin (19/9/2023).
Baca Lainnya :
- Begini Cara Prajurit Satgas UNIFIL Lebanon Memperingati HUT ke-78 TNI AL0
- Audit Kinerja Satlinlamil 1, Dukung Kelancaran Satuan Kerja 0
- Kepak Sayap Rajawali Laut, Penerbang TNI AL Fire Power Peperangan Laut0
- Kasal Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana di Atas Kapal Perang0
- 64 Tahun Hiu Kencana, Prajurit Kapal Selam Tangguh Hadapi Risiko0
"Perspektif perencanaan pembangunan dan penataan ruang nasional mulai dibenahi untuk lebih menyesuaikan diri terhadap karakter bangsa maritim, dan menghadirkan kembali cakrawala pandang eksternalitas yang sejalan dengan wawasan geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi Indonesia," jelas Luhut.
"Dengan modal yang dimiliki dan visi ke depan untuk menjadi Pusat Peradaban Maritim Dunia, sudah saatnya kita mengoptimalkan potensi sumber daya maritim bagi kemakmuran, keberlanjutan, dan kedaulatan", sambung dia.
Marine Spatial Planning and Services Expo digelar selama tiga hari mulai 19 September sampai 21 Septembar 2023. Kegiatan ini bertujuan memperluas literasi penting dalam penataan ruang laut dalam rangka kedaulatan maritim guna mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Dalam kesempatan tersebut Komandan Pusat Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat mengungkapkan, di laut mengacu pada satu peta. Di Indonesia yang membuat peta laut serta diakui dunia adalah Pushidrosal TNI AL.
“Sehingga apapun yang akan diletakkan, ditata, maupun dieksplorasi di dasar laut penting untuk diketahui oleh Pushidrosal, karena akan dicantumkan dalam peta yang dikeluarkan, sehingga ruang laut menjadi baik”, kata Komandan Pushidrosal.
Dalam expo ini TNI AL melalui Pushidrosal berkontribusi memamerkan sejumlah peralatan yang dimiliki di antaranya, alat-alat survei hidro-oseanografi, peta laut kertas maupun elektronik atau Electronic Navigation Chart (ENC). Selain itu dipamerkan pula koleksi buku publikasi nautika serta layanan tata-cara pendaftaran pemasangan pipa dan kabel bawah laut.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan sejumlah penekanan terkait aspek hidrografi. Menurut Kasal data hidrografi yang berkualitas memegang peranan penting untuk memastikan keberhasilan berbagai operasi angkatan laut. "Informasi hidrografi yang akurat dan mutakhir sangat penting untuk menjamin keamanan dan efisiensi aktivitas maritim di wilayah lautan kita yang luas", tandas Laksamana TNI Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











