- UMK Binaan Pelindo Tembus Pasar Global di Malaysia International Halal Showcase 2026
- Pantang Menyerah! Tim Penyelam Kembali Temukan 5 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- China-ASEAN Expo 2026, Pelindo Perluas Akses Pasar Global UMK Binaan
- Dum..! Dentuman dan Asap Tebal Getarkan Penyerahan 12 Ranpur Tank Amfibi AAV M-35 Korps Marinir
- Ranpur Amfibi AAV M-35 Perkuat Pasukan Marinir, Tidak Ditempatkan di KRI Sriwijaya-100, ini Spesifikasinya
- Menhan Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 Buatan Amerika ke Pasukan Marinir I Cilandak
- Kowal Berjaya, Ukir Prestasi di Parimarox 2026
- 11 Warga Papua Nugini Terombang-ambing di Samudera Pasifik, Dievakuasi KRI WSH-991
- Kontaminasi Jenazah dan Arus Laut Jadi Tantangan, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam
- Dikunjungi Mahasiswa India, IPC TPK Paparkan Teknologi Operasional dan Ekosistem Logistik
Pantang Menyerah! Tim Penyelam Kembali Temukan 5 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
Hari ke-16 Pencarian, Sudah 67 Jasad Dievakuasi

Keterangan Gambar : Penyelam Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II pantang menyerah melakukan pencarian korban KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Laut Jawa. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANJARMASIN: Pantang menyerah! Semangat inilah yang mendorong para penyelam TNI AL yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan dalam mencari dan mengevakuasi korban KMP Virgo Transport 8. Hari ke-16 pencarian, penyelam kembali menemukan lima jenazah.
Semangat dalam melaksanakan tugas misi kemanusiaan terus ditunjukkan prajurit TNI Angkatan Laut dalam operasi pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 bersama tim SAR gabungan.
Tim Penyelam TNI AL yang terdiri dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II, bersama Tim Basarnas Special Group (BSG), kembali menemukan lima jenazah korban pada hari ke-16 operasi SAR Gabungan, Senin (28/9/2026).
Baca Lainnya :
- 11 Warga Papua Nugini Terombang-ambing di Samudera Pasifik, Dievakuasi KRI WSH-9910
- Kontaminasi Jenazah dan Arus Laut Jadi Tantangan, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam0
- Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Kembali Temukan 4 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport 80
- Penyelam TNI AL Kembali Temukan 5 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport-80
- Kemenhub Kirim KN Kunyit Angkut Reefer Container Penyimpan Jenazah Korban KMP Virgo Transport 80
Dari lima jenazah yang ditemukan, empat jenazah dievakuasi menuju KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk selanjutnya diterbangkan menggunakan Helikopter Panther HS-1311 ke Banjarmasin guna proses identifikasi. Sementara satu jenazah dievakuasi menuju KN Purworejo.
Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Spica-934, serta dua kapal perang tambahan dari Satkor Koarmada II, yaitu KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI Bung Hatta-370.
Keterlibatan TNI AL dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8 merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus hadir dalam setiap misi kemanusiaan, bersinergi dengan Tim SAR Gabungan guna memberikan penanganan terbaik bagi para korban musibah.
Sebagai catatan, operasi pencarian dan evakuasi yang dipimpin oleh Basarnas diperpanjang hingga sepekan mendatang sejak kecelakaan terjadi pada 13 September lalu. Memasuki hari ke-16 pencarian, jumlah korban yang meninggal dan dunia dan berhasil ditemukan sudah 67 orang, sedangkan 68 lainnya masih dicari. Sementara 108 lainnya selamat.
Basarnas Bekerja Optimal
Proses pencarian dan evakuasi jenazah di dalam bangkai kapal bukan hal yang gampang. Para penyelam menghadapi risiko besar antara lain kondisi korban yang berada di dalam kapal di antara benda-benda lain yang mengapung, lalu arus bawah laut juga kencang. Risiko lainnya, Kontaminasi jenazah yang mulai membengkak. Karenanya keselamatan penyelam menjadi prioritas dalam aksi kemanusiaan ini.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan, seluruh unsur SAR yang tergabung dalam operasi pencarian, mengoptimalkan sumber daya di laut dan udara demi menuntaskan pencarian korban.
"Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk mencari korban yang masih dinyatakan hilang," tegas Syafii dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (28/9). Basarnas selain mengerahkan kapal, juga mengerahkan helikopter dalam operasi ini.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang membawa 243 orang hilang di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dinihari. Sebelum hilang kontak, kru kapal sempat melaporkan cuaca buruk.
Kapal itu hilang kontak pada posisi terakhir di koordinat 4°31'51.82"S 114° 2'6.88" E Heading 203.94° dengan jarak sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, dan waktu tempuh sekitar 5 jam. Minggu sore kapal ditemukan terbalik di perairan Laut Jawa. Korban yang ditemukan selamat berjumlah 108 orang. (Arry/oryza)











