- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
- Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Digelar 17–23 September
- Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026, TNI AL Sabet Medali
- 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tenaga Ahli dari AS dan Hongkong Bakal Didatangkan
- Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking
- Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik
- Kembangkan PPN Kejawanan Bertaraf Internasional, KKP Targetkan Serap 8.000 Tenaga Kerja
- Operasi SAR Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan
- TNI AL Kerahkan Penyelam dan Robot Bawah Air, Pasang Buoy Pengaman Bangkai KMP Virgo Transport 8
- ITS Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat TNI AL Masuk Perairan Indonesia, Disambut Resmi Menhan
LRT Velodrome Rawamangun-Manggarai Mulai Dibangun, Beroperasi 2026

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri groundbreaking pembangunan LRT fase 1B rute Velodrome Rawamangun-Manggarai. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pembangunan LRT Fase 1B rute Velodrome Rawamangun – Manggarai resmi dimulai, ditandai dengan groundbreaking pada Senin (30/10/2023). Ditargetkan LRT ini dioperasikan pada 2026.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri groundbreaking di Stasiun Velodrome, Jakarta.
Baca Lainnya :
- Angkutan Ternak Faktor Pendukung Wujudkan Swasembada Daging0
- Kurangi Polusi Udara, Ditjen Hubla Gelar Uji Emisi Kendaraan Dinas0
- Alur Pelayaran Pelabuhan Teluk Bayur dan Muara Padang Segera Ditetapkan0
- Tahun Transformasi BUMN, Pelindo Solusi Logistik Genjot Terobosan Baru untuk Indonesia Maju0
- Latihan National Marpolex 2023, Komitmen Indonesia Lindungi Lingkungan Maritim0
Menhub mengapresiasi inisiatif dan perhatian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus konsisten mengembangkan transportasi massal perkotaan.
“Inisiatif dan anggaran pembangunan LRT ini berasal dari Pemprov DKI. Ini menjadi contoh yang baik bagi Pemda lainnya dalam mengembangkan transportasi massal perkotaan di daerahnya masing-masing,” kata Budi Karya.
Ia mengungkapkan, untuk membangun transportasi massal membutuhkan perencanaan yang baik dan dilakukan secara bertahap. “Saya yakin pak Pj Gubernur DKI tidak akan menyia-nyiakan setahun jabatannya untuk menyelesaikan satu tahap pembangunan LRT Jakarta. Kalau tidak diselesaikan bertahap, sampai belasan tahun pun tidak akan dimulai-mulai pembangunannya,” sambung Budi Karya.
Ia berharap transportasi massal di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya semakin terintegrasi antara satu moda dengan moda lainnya, sehingga semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal ketimbang kendaraan pribadi.
"Dengan semakin panjangnya rute LRT Jakarta, diharapkan penumpangnya semakin banyak. Saya sekali lagi mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi massal. Dengan begitu, dapat mengurangi kemacetan, mengurangi kerugian secara finansial, dan lingkungan menjadi lebih baik,” ujar Budi Karya.
DORONG MASYARAKAT
Sementara itu Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kemenhub dan Kemen PUPR sehingga pembangunan LRT Fase 1B bisa dimulai.
“Faktor kunci untuk mendorong masyarakat mau menggunakan transportasi publik adalah kemudahan dan kenyamanan. Untuk itu saya meminta agar pembangunan LRT fase 1B bisa diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditetapkan," kata Heru.
LRT Jakarta Fase 1B memiliki rentang jalur sepanjang 6,4 Km yang memiliki 5 (lima) stasiun, yaitu: Stasiun Pemuda Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
Sementara itu, LRT Fase 1A yang sudah beroperasi memiliki 6 (enam) stasiun, yaitu Stasiun Pegangsaan Dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, serta Stasiun Velodrome.
Sehingga nantinya total panjang jalur dari Stasiun Pegangsaan Dua (Kelapa Gading) sampai ke Stasiun Manggarai yaitu sepanjang 12,2 Km, dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 26 menit.
Ditargetkan, pembangunan jalur LRT dari Velodrome sampai Pramuka diselesaikan pada September 2024. Sedangkan, sampai ke Manggarai ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026. (Riz/Oryza).











