- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
KRI Teluk Hading-538 Terbakar, Evakuasi 119 Prajurit Hanya 30 Menit

Keterangan Gambar : KRI Teluk Hading-538. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Proses penyelamatan 119 prajurit TNI AL dari KRI Teluk Hading-538 yang terbakar di Perairan Kepulauan Selayar dekat Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) tuntas hanya dalam kurun waktu 30 menit. Seluruh prajurit selamat, lalu dievakuasi ke Makassar.
Hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta. Diungkapkannya, TNI AL langsung berkoordinasi dengan tiga kapal tugboat yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Ketiga kapal itu yakni TB Safa, NV Golden S dan LV Green langsung membantu penanganan kebakaran.
"Karena hubungan yang kuat, pembinaan maritim yang kuat dan kebetulan ada unsur kami di sana yang sedang terlibat, alhamdulillah proses penyelamatan berjalan cukup cepat, selama 30 menit," ungkap Laksma Wira Hady kepada wartawan di Lantamal VI Makassar, Sabtu (3/6/2023).
Baca Lainnya :
Wira mengatakan pihaknya juga memang rutin melakukan operasi penyelamatan. Hal inilah menjadi salah satu faktor suksesnya proses evakuasi para prajurit.
"Alhamdulillah karena kru kapal sering latihan untuk penyelamatan kapal, dan proses untuk penyelamatan berjalan dengan cepat. Jadi tidak ada korban. Iīni yang sering kita latih kan dalam aksi di mana kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada saat unsur-unsur kami melaksanakan tugas," sambung Wira. KRI Teluk Hading membawa 119 orang terdiri dari 62 orang kru dan 57 prajurit.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, KRI Teluk Hading terbakar di perairan Selayar, Sulsel, Sabtu siang. Penyebab kebakaran kini masih diselidiki. (ARRY/ORYZA,)











