- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
KRI Teluk Hading-538 Terbakar, Evakuasi 119 Prajurit Hanya 30 Menit

Keterangan Gambar : KRI Teluk Hading-538. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Proses penyelamatan 119 prajurit TNI AL dari KRI Teluk Hading-538 yang terbakar di Perairan Kepulauan Selayar dekat Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) tuntas hanya dalam kurun waktu 30 menit. Seluruh prajurit selamat, lalu dievakuasi ke Makassar.
Hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta. Diungkapkannya, TNI AL langsung berkoordinasi dengan tiga kapal tugboat yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Ketiga kapal itu yakni TB Safa, NV Golden S dan LV Green langsung membantu penanganan kebakaran.
"Karena hubungan yang kuat, pembinaan maritim yang kuat dan kebetulan ada unsur kami di sana yang sedang terlibat, alhamdulillah proses penyelamatan berjalan cukup cepat, selama 30 menit," ungkap Laksma Wira Hady kepada wartawan di Lantamal VI Makassar, Sabtu (3/6/2023).
Baca Lainnya :
Wira mengatakan pihaknya juga memang rutin melakukan operasi penyelamatan. Hal inilah menjadi salah satu faktor suksesnya proses evakuasi para prajurit.
"Alhamdulillah karena kru kapal sering latihan untuk penyelamatan kapal, dan proses untuk penyelamatan berjalan dengan cepat. Jadi tidak ada korban. Iīni yang sering kita latih kan dalam aksi di mana kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada saat unsur-unsur kami melaksanakan tugas," sambung Wira. KRI Teluk Hading membawa 119 orang terdiri dari 62 orang kru dan 57 prajurit.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, KRI Teluk Hading terbakar di perairan Selayar, Sulsel, Sabtu siang. Penyebab kebakaran kini masih diselidiki. (ARRY/ORYZA,)











