- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
KRI Teluk Hading-538 Terbakar, Evakuasi 119 Prajurit Hanya 30 Menit

Keterangan Gambar : KRI Teluk Hading-538. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Proses penyelamatan 119 prajurit TNI AL dari KRI Teluk Hading-538 yang terbakar di Perairan Kepulauan Selayar dekat Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) tuntas hanya dalam kurun waktu 30 menit. Seluruh prajurit selamat, lalu dievakuasi ke Makassar.
Hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta. Diungkapkannya, TNI AL langsung berkoordinasi dengan tiga kapal tugboat yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Ketiga kapal itu yakni TB Safa, NV Golden S dan LV Green langsung membantu penanganan kebakaran.
"Karena hubungan yang kuat, pembinaan maritim yang kuat dan kebetulan ada unsur kami di sana yang sedang terlibat, alhamdulillah proses penyelamatan berjalan cukup cepat, selama 30 menit," ungkap Laksma Wira Hady kepada wartawan di Lantamal VI Makassar, Sabtu (3/6/2023).
Baca Lainnya :
Wira mengatakan pihaknya juga memang rutin melakukan operasi penyelamatan. Hal inilah menjadi salah satu faktor suksesnya proses evakuasi para prajurit.
"Alhamdulillah karena kru kapal sering latihan untuk penyelamatan kapal, dan proses untuk penyelamatan berjalan dengan cepat. Jadi tidak ada korban. Iīni yang sering kita latih kan dalam aksi di mana kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada saat unsur-unsur kami melaksanakan tugas," sambung Wira. KRI Teluk Hading membawa 119 orang terdiri dari 62 orang kru dan 57 prajurit.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, KRI Teluk Hading terbakar di perairan Selayar, Sulsel, Sabtu siang. Penyebab kebakaran kini masih diselidiki. (ARRY/ORYZA,)











