- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
- Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Digelar 17–23 September
- Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026, TNI AL Sabet Medali
- 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tenaga Ahli dari AS dan Hongkong Bakal Didatangkan
- Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking
- Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik
- Kembangkan PPN Kejawanan Bertaraf Internasional, KKP Targetkan Serap 8.000 Tenaga Kerja
- Operasi SAR Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan
- TNI AL Kerahkan Penyelam dan Robot Bawah Air, Pasang Buoy Pengaman Bangkai KMP Virgo Transport 8
- ITS Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat TNI AL Masuk Perairan Indonesia, Disambut Resmi Menhan
Jaga Kelestarian Ekosistem Laut, Danlanal Bandung Lepas Tukik ke Alam Bebas

Keterangan Gambar : Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, melepas liarkan anak Penyu atau Tukik ke habitat asalnya di Pesisir Laut Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jabar. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SUKABUMI: Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, melepas liarkan anak Penyu atau Tukik ke habitat asalnya di Pesisir Laut Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jabar.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi pada Selasa, (31/10/2023).
Baca Lainnya :
- Di Tengah Latihan Perang, Puspomal Gelar Bakti Sosial dan Nobar Layar Tancap0
- Ny. Fera Muhammad Ali: Menjadi Istri Prajurit Adalah Pengabdian, Jaga Nama Baik0
- LRT Velodrome Rawamangun-Manggarai Mulai Dibangun, Beroperasi 20260
- Pelindo Regional 4, Pemda, LSM dan Warga Kompak Bersih-bersih Sungai di Kaluku Bodoa0
- Geger Temuan 12 Senjata Api Syahrul Yasin Limpo, Ternyata Legal0
Penyu merupakan salah satu biota laut yang dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Masyarakat harus menjaga kelestarian salah satu satwa dilindungi ini. Tukik atau Penyu Hijau (Chelonia Mydas) populasinya kinj sudah terancam punah.
Karenanya perlu dilakukan kegiatan konservasi sebagai salah satu cara untuk menjaga kelestarian habitat penyu di Indonesia. Kesadaran masyarakat dinilai mempunyai peran penting untuk menjaga kelestariannya.
Danlanal mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan bersama stakeholder kemaritiman lainnya dalam upaya pelestarian dan kepedulian menjaga biota laut yang dilindungi untuk mencegah kepunahan.
"Pelepasan Tukik yang kita lakukan ini sebagai bentuk kepedulian TNI AL dalam hal ini Lanal Bandung untuk menjaga kelestarian semua satwa atau biota yang ada di laut, salah satunya penyu yang dilindungi," kata Danlanal.
Pada kesempatan itu, Komandan Lanal Bandung mengajak masyarakat serta stakeholder lainnya agar bersama-sama menjaga dan melestarikan penyu. Membiarkan penyu hidup di laut dan tidak merusak habitatnya adalah salah satu upaya untuk melestarikan penyu. (Fat/Oryza)











