- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
Geger! Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Ditangkap Propam Kasus Jual Narkoba

Keterangan Gambar : Irjen Teddy Minahasa. Fot: Ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA : Wajah institusi Polri kembali tercoreng. Kali ini Polri kembali mendapat sorotan publik dengan ditangkapnya Irjen Pol Teddy Minahasa, Kapolda Jatim yang belum sempat dilantik.
Jenderal bintang dua yang masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat tersebut diamankan atas dengan tuduhan menjual 5 kilogram barang bukti narkoba hasil tangkapan jajarannya. Barang haram itu dijual kepada bandar yang dikenal dengan nama 'mami'.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan ia tidak akan tebang pikih dalam menegakkan hukum. Kapolri mengatakan Teddy kini sedang 'diamankan' khusus.
Baca Lainnya :
- Rizky Billar Dijebloskan ke Tahanan, Rumah Tangga Lesti Kejora di Ujung Tanduk 0
- Optimalkan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, KPLP Kuatkan Sinergitas0
- 7 Sistem Aplikasi Perizinan Sistem OSS Angkutan Laut, Darat, Udara Bikin Kemenhub Jadi Juara0
- Kemenhub Raih Peringkat Terbaik ALI, Wapres: Bisa Jadi Contoh0
- Miris, Mahasiswi IPB Pulang Kuliah Hilang Terseret Banjir Bersama Motornya 0
"Apapun pangkatnya, jabatan, pasti kita tindak tegas. Karena itu bagian komitmen dari kami untuk melakukan bersih-bersih, dan ini sudah sering saya sampaikan dalam setiap arahan saya," tegas Kapolri dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (14/20/2022).
Diungkapkan Kapolri, beberapa hari yang lalu Polda Metro melakukan pengungkapan terhadap jaringan peredaran gelap narkoba berawal dari laporan masyarakat. Kemudian saat itu berhasil diamankan tiga orang dari masyarakat sipil, kemudian dilakukan pengembangan. Ternyata mengarah dan melibatkan anggota polisi berpangkat Bripka dan juga anggota polisi berpangkat Kompol dengan jabatan Kapolsek.
Penyelidikan terus berkembang pada seorang pengedar dan kemudian mengarah kepada personil oknum anggota Polri yang berpangkat AKBP, mantan kapolres.
"Dari situ kemudian kita melihat ada keterlibatan Irjen, TM atas dasar hal tersebut kemarin saya perintahkan menjemput dan melakukan pemeriksaan terhadap TM. Tadi pagi telah dilaksanakan gelar untuk menentukan dan saat ini Irjen TM dinyatakan sebagai pelanggar dan sudah dilakukan penempatan khusus," ungkap Listyo Sigit.
Kapolri memgatakan telah meminta Propam segera melaksanakan pemeriksaan dan diproses dengan ancaman hukuman.
JUAL BARANG BUKTI
Informasi yang beredar, narkoba jenis sabu-sabu yang dijua adalah barang bukti (BB) sitaan Polres di Sumatera Barat. Sabu-sabu barang bukti yang dijual sebanyak 5 kilogram, dengan harga jual Rp400 juta/kg. Teddy dituduh mendapat bagian dari hasil penjualan tersebut.
Irjen Teddy Minahasa merupakan Kapolda Sumatera Barat yang tengah dalam proses mutasi sebagai Kapolda Jawa Timur. Teddy Minahasa ditetapkan sebagai terduga pelanggar terkait kasus narkoba.Teddy kini tengah diproses di Propam Polri. Teddy Minahasa akan menghadapi dua proses persidangan, yaitu sidang kode etik dengan ancaman hukuman dipecat, dan sidang peradilan umum. ( Arry/Oryza)











