- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Edan! 1,1 Juta Kg Minyak Goreng Ditimbun di Deli Derang, Sumut

Keterangan Gambar : Minyak Goreng langkah di swalayan.Foto: Indonesiamaritimenews.com/Fat
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MEDAN: Di saat masyarakat tercekik akibat langkanya minyak goreng, mafia pangan menimbun 1,1 juta kilogram minyak di sebuah gudang di Deli Serdang, Sumatera Utara. Timbunan minyak goreng dalam kardus tersebut ditemukan oleh Tim Satgas Pangan Provinsi Sumut.
Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumut, Naslindo Sirait menyangkan hal tersebut mengingat saat ini masyarakat kesulitan minyak goreng. Timbunan kardus berisi minyak goreng tersebut ditemukan Jumat (18/2/2022).
“Kita melihat faktanya, didapat stok minyak goreng yang siap dipasarkan sekitar 1,1 juta kilogram bertumpuk di gudang," kata Naslindo Sirait.
Baca Lainnya :
- Terapkan Inaportnet, TUKS Bukit Asam Pelabuhan Tarahan Lampung Harus Patuhi Standar Operasional0
- Pelabuhan Lembar dan Gili Mas Bersolek Mempercantik diri Menyambut Penonton MotoGP Mandalika0
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspadai Cuaca Ekstrem 17-23 Februari 0
- Menteri Perdagangan Ancam Pelaku Usaha Timbun Minyak Goreng0
- Bobol Gawang Tim Jatim 3-0, SIWO DKI Juara Piala Gibran 20220
Menurut Naslindo petugas di gudang mengaku tidak menyalurkan minyak goreng karena kebijakan yang dikeluarkan atasannya. "Saat ini masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng, sementara ada perusahaan yang tidak menyalurkannya," ucap Nalindo. Dia menambahkan telah meminta pimpinan perusahaan untuk menyalurkan minyak goreng itu ke distributor- distributor yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Utara agar kelangkaan segera dapat teratasi," kata Naslindo.
DIUSUT POLISI
Dugaan penimbunan minyak goreng 1,1 kilogram di Deli Serdang kini diusut polisi. Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) sedang menyelidiki kasus ini. KPPU juga telah meminta Polda Sumut untuk menyelidiki kasus ini.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) I KPPU, Ridho Pamungkas, menyatakan dugaan kartel ini, patut diusut guna mengetahui apakah ada oknum produsen yang sengaja melakukan penimbunan.
“KPPU saat ini sedang mendalami persoalan kartel. Jadi, sekaligus akan didalami juga apakah penahanan pasokan ini terkait dengan indikasi kartel atau pada ranah pidana menjadi yang ranah kepolisian,” kata Ridho, Sabtu (19/2/2022).
Ridho menegaskan, temuan minyak goreng dalam jumlah signifikan di tengah kesulitan masyarakat memperoleh minyak, harus diusut. (Irfan Kontributor Medan/Oriz)











