- Seminar Regional ASEAN, Kemnaker Tekankan Pelindungan Hak Tenaga Kerja pada Perdagangan antar Negara
- TNI AL Kembali Temukan Pelampung di Selat Sunda, 5 Jurnalis Hilang di Belum Terlacak
- Apel Siaga HUT ke-81 TNI AL, Kasal Tegaskan Prajurit dan Alutsista Siaga Bencana
- IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
- Peduli Warga Terdampak Gempa di Pulau Flores, Kemnaker Salurkan Bantuan
- Pencarian 5 Jurnalis di Perairan Banten, TNI AL Temukan Pelampung dan Botol Mengapung
- Ketua PWI Jaya: Menuju 5 Abad Jakarta, Anugerah Jurnalistik MHT 2026 Baru Tahap Pemanasan
- Hari ketiga pencarian 5 Jurnalis, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Terus Sisir Selat Sunda
- Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
- Forum FAO di Roma, Indonesia Komitmen Perkuat Perikanan Skala Kecil Lewat KNMP
Pencarian 5 Jurnalis di Perairan Banten, TNI AL Temukan Pelampung dan Botol Mengapung

Keterangan Gambar : Life jacket atau pelampung yang ditemukan kapal TNI AL disekitar perairan Anyer, Banten, Kamis (10/9/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Memasuki hari ketiga pencarian lima jurnalis yang hilang di area Gunung Anak Krakatau, kapal TNI AL menemukan sebuah pelampung yang mengapung di Perairan Cikoneng-Labuan, di dekat Anyer, Banten, Kamis (10/9/2026).
TNI AL yang mengerahkan unsur kapal perang dan Kapal Angkatan Laut (KAL) menemukan pelampung tersebut yang mengapung di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan. Selain itu ditemukan pula sebuah botol tabung warna putih.
Pelampung tersebut ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten saat melaksanakan proses pencarian pada hari ketiga. Namun demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak.
Baca Lainnya :
- Ketua PWI Jaya: Menuju 5 Abad Jakarta, Anugerah Jurnalistik MHT 2026 Baru Tahap Pemanasan0
- Hari ketiga pencarian 5 Jurnalis, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Terus Sisir Selat Sunda0
- KSOP Banten dan Tim SAR Gabungan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda0
- Gubernur Pramono Anung Apresiasi Insan Pers: Pemerintah DKI Sangat Terbantu0
- Cari 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Gunung Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang0
TNI AL dan tim gabungan masih melakukan pemeriksaan serta pencarian lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan temuan tersebut dengan para jurnalis yang tengah dicari.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan pelampung tersebut ditemukan di sekitar 7,05 nautical mile di sisi barat Anyer. Ia meminta masyarakat menunggu informasi lebih lanjut karena lokasi penemuan cukup jauh dari titik hilangnya kelima jurnalis tersebut.
"Di lokasi yang ditemukan itu baru satu buah life jacket tanpa identitas dan satu buah botol tabung putih yang sepertinya hal itu masih umum digunakan oleh nelayan jadi kita tidak bisa langsung men-declare bahwa itu barang barang yang berkaitan dengan korban," ujar Letkol Wawan.
TNI AL juga akan mencocokkan pelampung tersebut dengan perlengkapan kapal Arupadhatu 01. Seperti diketahui, kelima jurnalis yang tengah meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut menggunakan kapal Arupadhatu 01 menuju lokasi.
Dalam siaran resmi Dispenal disebutkan, TNI AL bersama tim gabungan akan terus berupaya menyisir perairan-perairan yang diduga menjadi lokasi hilang kontaknya para pejuang informasi saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Seerti diketahui, lima jurnalis dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) saat tengah melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatu. Kelima jurnalis tersebut yaitu: Arie Basuki (Merdeka.com), M Bagus Khoirunnas (Antara), Yudhistiro (iNews), Daus (Anadolu), serta Donal (jurnalis freelance). Mereka saat itu sedang menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Dalam operasi pencarian, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur untuk menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan para jurnalis. Unsur yang dikerahkan antara lain KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, serta Kapal Angkatan Laut (KAL) dari Lanal Banten dan Lanal Lampung. (Arry/oryza)











