- Mudik Gratis IPC TPK Bersama Pelindo Group Aman dan Nyaman
- Semangat Ramadhan IPC TPK Bagi 1600 Takjil di Pelabuhan
- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
2 Kapal Cepat Rudal 60 Meter Perkuat Armada TNI AL

Keterangan Gambar : Kepala Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin pelaksanaan Shipnaming dua Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter, di Surabaya, Jatim. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin pelaksanaan Shipnaming dua Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter, produksi dalam negeri PT. PAL Indonesia. Dua kapal itu diberi nama KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626.
Acara dilaksanakan di Surabaya, Rabu (17/5/2023). Penamaan keduanya dibacakan oleh Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali dan ditandai dengan pemecahan kendi di kedua KRI tersebut.
Selangkah lagi, akan melaksanakan delivery dan bergabung dengan Armada TNI AL. Sebelumnya kedua kapal tersebut telah berhasil melalui rangkaian uji kelaikan Harbour Acceptance Test (HAT) dan Sea Acceptance Test (SAT), hingga Life Firing Test (LFT).
Baca Lainnya :
- Hari Pendidikan TNI AL Ke-77, Kasal: Pembagunan SDM Jadi Prioritas Utama 0
- Welcome Kapal Perang Australia, TNI AL Siapkan Cassowary Exercise Keamanan Maritim0
- Doa Bersama Menjelang Sertitab Panglima Kalinlamil0
- Keren... Jajal F16, Kasal Terima Brevet Wing Penerbang Kehormatan TNI AU0
- Festival Sholawat TNI/Polri, Batalyon Angkutan Bermotor 2 Marinir Raih Juara 20
Selain itu juga berhasil dinyatakan lulus dalam Commodore Inspection yang merupakan pengujian terakhir oleh para perwira tinggi dari Kementerian Pertahanan RI dan Markas Besar TNI AL.
KAPAK DAN PANAH
Nama Kapak dan Panah, mengacu pada senjata tradisional khas Papua, yang digunakan untuk alat pertahanan diri maupun alat berburu, melambangkan keberanian, keterampilan dan keahlian bela diri.
Selain itu merupakan wujud kecintaan dan kebanggaan bangsa Indonesia kepada masyarakat Papua, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Nantinya kedua kapal perang akan diproyeksikan memperkuat jajaran Satuan Kapal Cepat Koarmada III.
Filosofi kedua senjata ini selaras dengan fungsi asasi Kapal Cepat Rudal (KCR), sebagai kapal yang mampu melaksanakan manuver dan serangan cepat, dengan pukulan yang mematikan, sesuai dengan taktik Hit and Run di dalam peperangan anti kapal permukaan.
Hadirnya kedua kapal ini sebagai manifestasi dari upaya pemenuhan kebutuhan Alutsista TNI AL, sesuai dengan perencanaan strategis dan postur kekuatan yang telah ditetapkan. Selain itu, akan semakin meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI AL, sebagai komponen utama pertahanan negara, dalam mengamankan kepentingan nasional dan menjaga kedaulatan negara di laut.
Kedua kapal ini memiliki panjang keseluruhan 60 meter dengan lebar 8,10 meter dan tinggi 4,85 meter. Kapal ini mampu membawa muatan penuh 450 hingga 500 ton. Memiliki jarak jelajah 2.400 nautical mile dan mampu mengangkut 55 orang.
KCR kelima dan keenam milik TNI AL ini juga telah dilengkapi dengan sistem persenjataan yang mampu mendeteksi sasaran/target baik di udara, permukaan, dan bawah laut dan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot.
Dalam kesempatan ini, Kasal juga mengukuhkan Komandan yang pertama bagi kedua KRI tersebut yaitu Letkol Laut (P) Rahmat Arif sebagai Komandan KRI Kapak - 625 dan Letkol Laut (P) Irianto Kurnianto selaku Komandan KRI Panah - 626. (ARRY/ORYZA)











