- Pasukan Katak Koarmada II Peduli Disabilitas, Ajak Tunanetra Rasakan Pengalaman Sensasi Menyelam
- Delegasi Seskoal Kunjungi Singapore Armed Forces Training Institute Military Institute
- PELNI Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kesejahteraan Pelaut
- Koarmada II Perkuat Sinergi Kelembagaan Dukung Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026
- Geliat Ekspor Lampung, Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tembus 50 Ribu TEUs
- Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara
- Buka Maritime Expo 2026, Wamenhub Suntana Apresiasi Pengabdian Pelaut Indonesia
- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
KRI Soeharso-990 dan Rumah Sakit Lapangan TNI AL Layani Korban Banjir, Banyak Kena ISPA dan Diare

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL melayani kesehatan bagi para korban banjir bandang di Aceh. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus memaksimalkan peran Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 (KRI SHS) serta Rumah Sakit Lapangan dari Batalyon Kesehatan Marinir sebagai fasilitas kesehatan bagi warga korban banjir di Aceh dan sekitarnya.
Dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilaksanakan, prajurit TNI membantu korban bencana banjir di wilayah Aceh dan sekitarnya.
Hingga saat ini, total 432 pasien terdampak banjir telah berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan dari unsur maupun para prajurit TNI AL di Rumah Sakit Lapangan.
Baca Lainnya :
- Kapal Rumah Sakit, Penuhi Harapan Warga Korban Bencana Pulihkan Kesehatan0
- Alhamdulillah... Rumah Sakit Lapangan Marinir TNI AL Jadi Tumpuan Kesehatan Warga Aceh0
- Pangan Biru, Solusi Penuhi Gizi Masyarakat Menuju Indonesia Emas0
- Kasal Resmikan 2 Fasilitas Baru di RS Marinir Cilandak0
- Donor Darah di KRI Teluk Calang 524, Bakti Sosial Prajurit di Ujung Timur Indonesia0
Dalam siaran resmi TNI AL, Rabu (10/11/2025) dijelaskan kegiatan utama satgas difokuskan di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Personel gabungan mendirikan Rumah Sakit Lapangan dan menggelar pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, pasca bencana banjir. Ini dilakukan untuk menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Mayoritas pasien mengalami keluhan infeksi saluran pernapasan (ISPA), penyakit kulit, diare, hingga demam tingggi. Kehadiran KRI dr. Soeharso-990 menegaskan kesiapan TNI AL dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan di daerah bencana, menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.
Pada kesempatan terpisah Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul di Halim Jakarta, menyampaikan bahwa saat ini ada dua jenis KRI Bantuan Rumah Sakit yaitu KRI dr. Soeharso-990 yang diposisikan di Pantai Timur Sumatra dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat - 992, di posisikan di Pantai Barat.
Kadispenal menjelaskan, pengerahan Kapal Rumah Sakit ini atas perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kedua KRI tersebut memiliki fasilitas Rumah Sakit yang cukup memadai, oleh karena itu disiagakan untuk merawat pasien-pasien yang sifatnya kritis dan memerlukan penanganan medis.
Seperti diketahui, banjir bandang menerjang tiga provinsi secara bersamaan yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat akibat hujan dengan intensitas tinggi pada 23-25 November 2025. Bencana alam ini menelan korban 800 lebih warga meninggal dunia, ratusan lainnya hilang. (Arry/Mar)











