- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Perkuat Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
TNI AL dan Royal Australian Navy Bahas Kerja Sama Latihan Tempur dan Pendidikan

Keterangan Gambar : Asops Kasal, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan (kanan). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dalam rangka memperluas hubungan bilateral antar negara sahabat, TNI AL bersama Royal Australian Navy (RAN) mengadakan pertemuan dan diskusi, The 17th Navy To Navy Talks (NTNT) 2024.
Pertemuan bilateral digelar di RAN Headquarters, Russel, Canberra, Australia, Rabu (21/8/2024). Kegiatan tahunan ini dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.
Baca Lainnya :
- Kerja Sama TNI AL dan PT KAI, Tingkatkan Kemampuan SDM0
- TNI AL dan BRIN Teken Kerjasama0
- Aspers Kasal Ikut Berlayar di Kapal Perang Peringati HUT ke-79 RI dan Syukuran PPAL0
- HUT Ke-79 RI di Tengah Laut, Ketum PPAL Ingatkan Tantangan Generasi Maritim Kedepan0
- Bravo TNI AL, Aksi Heroik Prajurit Jalasena Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Ambalat0
Asops Kasal didampingi oleh Paban V Sopsal beserta staff, sedangkan delegasi RAN dipimpin oleh Acting Deputy Chief of RAN CDRE Eric Young, staff officer from Training, Submarine, Hydrographic and RANC dan Naval International Engagement (NIE) RAN.
Dalam pertemuan tersebut, Angkatan Laut kedua negara juga membahas tentang kerjasama dalam bidang operasi dan latihan seperti Ex. KAKADU 2024, AUSINDO CORPAT 2024, 5th MNEK 2025, Latma Keris Woomera di Darwin, Banyuwangi dan Banongan.
Kemudian dalam bidang pertemuan, kedua negara akan melaksanakan NTNT ke-18 pada tahun 2025 dimana TNI AL sebagai tuan rumah, kegiatan Sister Academy Relationship AAL-RANC 24, Trilateral Maritime Security Workshop (TMSW) 2025, penandatanganan MOU Submarine Abandonment Escape and Rescue (SAER) dan mengundang AAL untuk menghadiri Leadership Forum 2024
Selain itu, dalam bidang pendidikan kedua belah pihak sepakat untuk saling bertukar informasi pendidikan secara reciprocal. RAN juga menawarkan kursus Warfare Officers Course di Australia dan mengundang TNI AL untuk berpartisipasi pada kegiatan Coordinator Rescue Course 2025/2026 di Australia.
Pertemuan ini tentunya merupakan wujud peran TNI AL dalam bidang diplomasi dan sejalan dengan program prioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan diplomasi TNI AL dalam menjamin stabilitas di kawasan, sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul dan profesional khususnya dalam bidang latihan sesuai program prioritas. (Arry/Oryza)











