- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL Tiba di Busan, Bawa Misi Diplomasi Maritim Indonesia
- KKP Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
- KKP Sergap Kapal Asing MV Silver Island, Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate
- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional
- Asyik.. PELNI Diskon Tiket Lagi, Sambut Liburan Sekolah 2026
- Tentara Cilik Serbu Kapal Perang di Markas Kodaeral XII
- Optimalisasi TBS, Terminal Teluk Lamong dan Aptrindo Perkuat Kolaborasi Lancarkan Arus Logistik
TNI AL dan Royal Australian Navy Bahas Kerja Sama Latihan Tempur dan Pendidikan

Keterangan Gambar : Asops Kasal, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan (kanan). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dalam rangka memperluas hubungan bilateral antar negara sahabat, TNI AL bersama Royal Australian Navy (RAN) mengadakan pertemuan dan diskusi, The 17th Navy To Navy Talks (NTNT) 2024.
Pertemuan bilateral digelar di RAN Headquarters, Russel, Canberra, Australia, Rabu (21/8/2024). Kegiatan tahunan ini dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.
Baca Lainnya :
- Kerja Sama TNI AL dan PT KAI, Tingkatkan Kemampuan SDM0
- TNI AL dan BRIN Teken Kerjasama0
- Aspers Kasal Ikut Berlayar di Kapal Perang Peringati HUT ke-79 RI dan Syukuran PPAL0
- HUT Ke-79 RI di Tengah Laut, Ketum PPAL Ingatkan Tantangan Generasi Maritim Kedepan0
- Bravo TNI AL, Aksi Heroik Prajurit Jalasena Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Ambalat0
Asops Kasal didampingi oleh Paban V Sopsal beserta staff, sedangkan delegasi RAN dipimpin oleh Acting Deputy Chief of RAN CDRE Eric Young, staff officer from Training, Submarine, Hydrographic and RANC dan Naval International Engagement (NIE) RAN.
Dalam pertemuan tersebut, Angkatan Laut kedua negara juga membahas tentang kerjasama dalam bidang operasi dan latihan seperti Ex. KAKADU 2024, AUSINDO CORPAT 2024, 5th MNEK 2025, Latma Keris Woomera di Darwin, Banyuwangi dan Banongan.
Kemudian dalam bidang pertemuan, kedua negara akan melaksanakan NTNT ke-18 pada tahun 2025 dimana TNI AL sebagai tuan rumah, kegiatan Sister Academy Relationship AAL-RANC 24, Trilateral Maritime Security Workshop (TMSW) 2025, penandatanganan MOU Submarine Abandonment Escape and Rescue (SAER) dan mengundang AAL untuk menghadiri Leadership Forum 2024
Selain itu, dalam bidang pendidikan kedua belah pihak sepakat untuk saling bertukar informasi pendidikan secara reciprocal. RAN juga menawarkan kursus Warfare Officers Course di Australia dan mengundang TNI AL untuk berpartisipasi pada kegiatan Coordinator Rescue Course 2025/2026 di Australia.
Pertemuan ini tentunya merupakan wujud peran TNI AL dalam bidang diplomasi dan sejalan dengan program prioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan diplomasi TNI AL dalam menjamin stabilitas di kawasan, sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul dan profesional khususnya dalam bidang latihan sesuai program prioritas. (Arry/Oryza)











