- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
- Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Digelar 17–23 September
- Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026, TNI AL Sabet Medali
- 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tenaga Ahli dari AS dan Hongkong Bakal Didatangkan
- Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking
- Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik
- Kembangkan PPN Kejawanan Bertaraf Internasional, KKP Targetkan Serap 8.000 Tenaga Kerja
- Operasi SAR Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan
- TNI AL Kerahkan Penyelam dan Robot Bawah Air, Pasang Buoy Pengaman Bangkai KMP Virgo Transport 8
- ITS Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat TNI AL Masuk Perairan Indonesia, Disambut Resmi Menhan
Sabu Dikendalikan Jaringan Internasional, Gagal Masuk Mandar Terendus TIM Gabungan TNI AL

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama tim gabungan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, mengendus dan menggagalkan Penyelundupan sabu, Sabtu (7/9/2024).
Indonesiamaritimenews.com (IMN), NUNUKAN: Pengiriman sabu dari Tawau, Malaysia dikendalikan jaringan internasional yang dibawa melalui kurir, gagal masuk Mandar Sulawesi.
Penyelundupan barang haram jenis sabu tersebut melibatkan satu orang.Terduga tersangka kurir jaringan internasional berinisial A (31) mencoba menyelundupkan sabu dari Tawau Malaysia.
Baca Lainnya :
- Mau Naik Kapal Bawa Ganja, Mahasiswa Diciduk Prajurit TNI AL0
- Nekat Beraksi, Komplotan Maling Sparepart Kapal Diringkus Tim F1QR TNI AL0
- Pertahankan Efisiensi, SPSL Customer Hearing 2024, Tingkatkan Mutu Layanan Logistik0
- Disergap Tim F1QR Lantamal Padang dan Bengkulu, Penyelundupan Baby Lobster Rp850 Juta Gagal0
- Bakauheni Harbour City Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Lampung0
Prajurit TNI AL dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama tim gabungan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, mengendus dan menggagalkannya, Sabtu (7/9/2024).
Kronologis kejadian berawal saat Tim Gabungan dari TNI, Polri Budan Bea Cukai menemukan barang mencurigakan yang terdeteksi X-Ray disimpan dalam ember bekas cat. Saat di periksa oleh tim, ternyata ember tersebut berisi barang yang diduga Narkotika golongan I jenis Sabu seberat 156 gram.
Berdasarkan pengakuan terduga kurir, barang tersebut dititipkan oleh seseorang di Tawau Malaysia untuk dibawa ke Mandar Sulawesi. Pelaku dijanjikan upah sebesar Rp 15.000.000 apabila barang tersebut berhasil sampai di tempat. Namun hingga terciduk terduga kurir Narkotika tersebut hanya diberikan uang muka/DP sebesar RM 100.
Pelaku nekat memutuskan menyelundupkan Narkotika dengan menaiki KM Pantokrator tujuan Pelabuhan Nusantara Pare-pare namun keburu ditangkap petugas. akhirnya diamankan di Pelabuhan ketika kapal berlabuh. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Satreskoba Polres Nunukan untuk pendalaman lebih lanjut.
Penggagalan serta pemberantasan penyelundupan narkotika akan terus diupayakan dan dibuktikan secara konsisten oleh TNI AL merupakan bentuk bukti nyata TNI AL sebagai garda terdepan dalam menjaga masa depan bangsa yang dapat rusak dengan peredaran narkoba.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan bahwa setiap Prajurit Jalasena Samudera harus dapat menjadi garda terdepan pemberantasan narkotika. (ARRY/Oryza).











