- Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal
- ASEAN Plus Cadet Sail 2026 Dimulai, 141 Peserta dari 26 Negara Berlayar Bersama
- Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang
- Arus Balik Lebaran 2026 Utamakan Keselamatan: Jangan Cuma Sopir Batangan, Siapkan Cadangan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, One Way Nasional Tol Kalikangkung - Cikampek Resmi Diberlakukan
- Warga Kehabisan Angkutan Lebaran, KRI Marlin-877 Bantu Mudik Gratis, Disambut Meriah Bupati Kepulauan Selayar
- Prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 Salat Idulfitri 1447 H di Tengah Deburan Ombak Samudra Hindia
- Jelang Puncak Arus Balik, Menhub: Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Ketentuan Operasional
- Hari H Lebaran 2026 Pemudik Masih Ramai, Penumpang Angkutan Umum Capai 873 Ribu Orang
- Hadapi Arus Balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa, Ini Strategi Menhub
KSOP Cirebon Gandeng SMKN 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center

Keterangan Gambar : KSOP Kelas II Cirebon menjakin kerjasama dengan SMAN 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center. Foto: Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN),CIREBON: Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan SMK Negeri 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center. Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaut.
Kerja sama ini dalam hal dokumen identitas pelaut pada kegiatan pembelajaran dan persiapan praktek berlayar Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran, serta dalam menunjang penyelenggaraan pemberdayaan Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan.
Penandatanganan tersebut dilakukan di Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Senin (23/12/2024).
Baca Lainnya :
- Gelar Business Integrity Forum, Dirut Pelindo: Komitmen Anti Korupsi Adalah Pondasi Penting0
- Pelindo Group Gandeng FKS Multi Agro Berdayakan Ekonomi Masyarakat Sekitar Pelabuhan0
- Nataru 2024-2025, Pelindo Pastikan Layanan Penumpang di 63 Terminal Lancar0
- Nataru 2024-2025, ASDP Gencarkan Layanan Liburan Happy Bareng Ferizy0
- Nataru 2024-2025 Arus Kendaraan naik 2,8 %, ASDP Pastikan Kesiapan Pelabuhan Merak-Bakauheni0
Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon Ferry Anggoro Hendianto,0 mengatakan kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaut kita. Sebagaimana diketahui, pelaut Indonesia merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan sektor maritim. Mereka adalah tulang punggung yang menjaga kelancaran arus perdagangan, sekaligus menjadi representasi kebanggaan Indonesia di mata dunia.
“Namun, peran besar tersebut memerlukan dukungan nyata, salah satunya dalam bentuk pengelolaan administrasi yang baik, termasuk dokumen identitas pelaut. Dokumen ini bukan hanya sekadar data administratif, tetapi juga merupakan simbol pengakuan dan legitimasi atas profesi mereka” jelas Ferry.
Lebih lanjut Ferry mengatakan, melalui kerja sama yang akan dibangun antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cirebon, SMK Negeri 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center ini dapat memberikan layanan yang lebih mudah diakses, efisien, dan transparan bagi para pelaut.
Sinergi ini juga diharapkan mampu menciptakan sebuah sistem yang mendukung percepatan pengurusan dokumen, sehingga dapat memberikan manfaat langsung kepada pelaut.
“Kerja sama ini juga menjadi bukti nyata bagaimana sektor pendidikan, swasta, dan pemerintah dapat bergandengan tangan untuk menciptakan perubahan positif,” jelas Ferry.
Menurut Ferey, kehadiran SMKN 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center sebagai bagian dari perjanjian kerja sama ini menegaskan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelatihan merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memahami pentingnya dokumen dan regulasi.
“Saya percaya bahwa upaya bersama ini tidak hanya akan mendukung para pelaut yang sudah berlayar, tetapi juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi pelaut masa depan. Dengan memberikan mereka kemudahan akses terhadap dokumen resmi, kita turut membangun ekosistem maritim yang lebih profesional dan kompetitif di kancah internasional,” kata Ferry.
Tantangan di dunia maritim semakin kompleks, baik dari segi teknologi, regulasi internasional, hingga dinamika pasar global. "Namun, dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat dari semua pihak, saya yakin kita dapat memberikan solusi terbaik bagi pelaut Indonesia,” tandas Ferry. (Arry/Oryza)











