- Program Toilet Bersih Yayasan Moro Tiga Delapan TNI AL Bakal Menyasar Pesantren dan Fasilitas Umum
- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
Hii... Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim Diteror Sekarung Kobra Jelang Kunjungan Anies

Keterangan Gambar : Sekarung ular kobra dilempar OTK didepan rumah Wahidin Halim. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BANTEN: Sekarung ular kobra dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumah Wahidin Halim, mantan Gubernur Banten menjelang kedatangan Anies Baswedan.
Teror sekarung kobra terjadi sebelum Anies Baswedan datang pada Rabu (25/1/2023) sekitar pukul 03.31. Ular cobra yang dilempar dimasukkan ke dalam karung plastik biru yang tidak diikat.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pelemparan adalah dua pria mengendarai motor merah tanpa.plat nopol. Asisten pribadi Wahidin Halim, Darma Nurjaya Halim, pelemparan terjadi pada pukul 03.31 WIB.
Baca Lainnya :
- Akhirnya Diusung Nasdem Sebagai Capres 2024, Anies Baswedan: Bismillah0
- Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR0
- Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato di Gedung DPR/MPR0
- Prabowo Subianto Pede Tarung Lagi di Pilpres 20240
- Bupati Pemalang Kena OTT KPK, 34 Orang Diangkut 0
"Awalnya ada dua orang boncengan, pas kita masih banyak pasang spanduk, dia lari. (Naik) motor NMAX tanpa pelat nomor, pakaian rapet, pakai masker, pakai helm. Dia datang lagi, lewat belakang, ngelempar pas pintu gerbang," kata Darma kepada wartawan.
Karung berisi ular dilempar di depan pintu gerbang. Fadlin Akbar, putra Wahidin Halim memgatakan ular-ular berbisa tersebut tidak sempat keluar dari karung. Karena posisi mukut karung terlipat ke bawah.
"Alhamdulillah walaupun karung berisi ular yang dilempar dalam keadaan terbuka, tidak terikat, tetapi posisi lubang karung terlipat ke bawah, jadi ular-ular tersebut tidak sempat keluar," kata Fadlin.
Kejadian ini baru diungkap Wahidin ketika acara silaturahmi dengan Anies dimulai sekitar pukul 09.00. Di depan ratusan hadirin yang datang, saat memberi sambutan Wahidin mengajak semuanya supaya istigfar. Karena rumahnya baru saja dilempar sekarung ular.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang. Rasyid Hidayat, pengacara Wahidin Halim mengatakan polisi sudah melakukan oleh TKP dan memeriksa CCTV. "Mudah-mudahan semuanya lancar," kata Rasyid Hidayat. (Riz/Oryza)











