- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Heli Kapolda Jambi Mendarat di Hutan, Kapolri: Pecinta Alam dan Masyarakat Bantu Evakuasi

Keterangan Gambar : Ilustrasi Helikopter Polri. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan tim gabungan termasuk pecinta alam serta masyarakat membantu evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan yang terjebak di hutan Bukit Tamia, Kerinci, Jambi.
Polri juga mengerahkan 2 helikopter ke titik lokasi. Dari video yang beredar, helikopter tampak hancur. Para penumpangnya selamat, namun mengalami luka-luka di wajah an kaki.
"Alhamdulillah sampai saat ini, kita dapatkan informasi semuanya selamat walaupun ada beberapa yang luka, mohon doanya bahwa evakuasi bisa kita lakukan dengan cepat," ungkap Kapolri di kawasan GBK Senayan, Minggu (19/2/2023).
Baca Lainnya :
- Helikopter Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Bukit, Tim SAR Kesulitan Evakuasi0
- Kasal : Pentingnya Peran Angkatan Laut Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Kawasan dan Selat Malaka0
- Hukuman Sudah Inkrah, Bharada Eliezer Masih Dilindungi LPSK0
- Hadapi Mudik Lebaran 2023, Ini yang Dilakukan Pemerintah0
- Jaring Atlet Potensi & Tangguh Capai Prestasi, TNI AL Gelar Turnamen Karate Se-Sumatera 20230
Kapolri mengungkapkan, penumpang berjumlah 8 orang, terdiri Kapolda, Direktur, staf dan 3 kru semua masih dalam kondisi selamat. Namun ada beberapa orang yang terluka.
Sigit menjelaskan skema proses evakuasi akan dilakukan lewat jalur udara dan darat tergantung medan yang ada.
"Kalau bisa kita evakuasi dengan heli tentu dengan heli, namun apabila harus dievakuasi dengan jalur darat karena kondisi lapangan akan kita sesuaikan. Tentunya pada saat heli bisa melakukan pengangkatan di titik yang sesuai, kita akan lakukan evakuasi ke rumah sakit terdekat," kata mantan Kabareskrim Polri ini.
Polri mengirim tim evakuasi 2 helikopter dan tim dari Brimob yang memiliki kemampuan melaksanakan SAR. "Kita juga dibantu oleh masyarakat atau pun para pecinta alam yang kebetulan mengetahui dan membantu kita untuk menuju titik yang kita akan lakukan evakuasi, tim sudah berada di lokasi," ungkap Kapolri.
CUACA BURUK
Listyo Sigit mengungkapkan, helikopter rombongan Kapolda Jambi mendarat darurat di hutan karena cuaca buruk hingga jarak pandang terganggu kabut.
Helikopter Super Bell 3001 itu membawa Kapolda dan rombongan yang akan menghadiri peresmian Polres Kerinci. Sekitar pukul 11.20 tiba-tiba mengalami lost contact. "Kemudian kita dapat info bahwa telah dilakukan pendaratan darurat," jelas Kapolri.
Titik koordinat lokasi pendaratan darurat helikopter tersebut sudah diketahui dan proses evakuasi sedang diupayakan.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, helikopter yang ditumpangi rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono mendarat darurat di Bukit Tamia, Kerinci, Minggu (19/2/2023). Seluruh penumpang dikabarkan selamat.
Selain Kapolda Jambi, ikut di dalam helikopter tersebut antara lain Dirreskrimum Polda Jambi Kombes. Pol. Andri Ananta Yudistira, Dirpolairud Polda Jambi Kombes. Pol. Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani, dan ADC. (Arry/Oryza)











