- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Aksi Sosial Marinir Jayapura, Yuuk Lestarikan Hutan Mangrove dan Cemara Pantai

Keterangan Gambar : Prajurit Yonmarharlan X Jayapura Pasmar 3 menggelar bakti sosial menanam mangrove dan cemara di Pantai Ciberi, Kota Jayapura. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Menyambut HUT Ke-79 Repubulik Indonesia, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarharlan) X Jayapura Pasmar 3 menggelar bakti sosial. Aksi sosial dilakukan dengan menanam mangrove dan cemara di Pantai Ciberi, Kota Jayapura, Papua.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (13/8/2024) ini sebagai wujud kepedulian melestarikan hutan mangrove. Penanaman pohon mangrove dan cemara diikuti oleh prajurit TNI-Polri dan komunitas pecinta alam.
Baca Lainnya :
- Kobarkan Semangat Kemerdekaan0
- Bakti Sosial TNI AL di Papua, Kasal Gaungkan Gerakan Gemar Makan Ikan0
- Peserta ASEAN Plus Cadet Sail 2024 KRI Bima Suci Singgah di Jakarta, Ini Pesan Kasal0
- Etape Kedua KRI Bima Suci, Ratusan Prajurit, Taruna AAL dan Kadet dari 18 Negara Singgahi Jakarta0
- Sukses Uji Kemampuan Bersama Marinir Amerika, KRI REM-331 Arungi Samudera Pasific ke Tanah Air0
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT RI. Pemerintah Provinsi Papua bersama TNI-Polri dan masyarakat mengajak untuk melestarikan lingkungan hidup khususnya pelestarian tanaman mangrove agar ekosistem bisa terjaga dengan baik.
Komandan Batalyon Marinir Pertahanan (Danyonmarhanlan) X Jayapura Pasmar 3, Letkol Marinir Muhammad Kristian Widiantoro mengungkapkan, pembentukan ekosistem mangrove penting dilakukan. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara kedua dengan garis pantai terpanjang di dunia yang rentan terhadap perubahan iklim.
Ia memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak atas aksi tanam mangrove tersebut. "Semoga bukan menjadi yang terakhir. Kami harapkan terus ada dukungan dan juga inovasi lainnya tentang perlindungan pesisir laut,” tandasnya. (Arry/Oryza)











