- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
- Edukasi Keselamatan Melaut, Posal Sungai Kakap Gelar Penyuluhan Nelayan Kecil
- Kasal Resmikan Pembangunan dan Perbaikan Sarana Pendidikan Kodiklatal
- Prajurit dan Penyelam TNI AL Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Diganjar Penghargaan
Bomber Polsek Astana Anyar, Kapolri: Dia Pelaku Bom Cicendo Pernah Ditahan 4 Tahun

Keterangan Gambar : Kapolru Jenderal Listyo Sigit.Foto : Ist
Indonesiamaritimenews.com( (IMN),BANDUNG: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, bomber yang meledakkan Polsek Astana Anyar Bandung adalah Agus Sujatno, mantan napi kasus bom di Cicendo. Dia baru setahun lebih bebas dari penjara setelah dihukum 4 tahun.
Agus Sujatno alias Abu Muslim pernah ditangkap karena kasus bom di Cicendo, Kota Bandung, pada Februari 2017. "Dari sidik jari dan face recognition identik menyebutkan identitas pelaku adalah Agus Sujatno atau biasa dikenal Agus Muslim. Yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo," jelas Listyo dalam keterangan pers di dekat Polsek Astana Anyar, Rabu (7/12/2022).
Agus pernah dihukum empat tahun penjara karena keterlibatannya dalam kasus bom Cicendo. Dia baru bebas pada September 2021. Menurut Kapolri, polisi terus memantau kegiatan Agus setelah bebas dari penjara.
Baca Lainnya :
- Serangan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung, 1 Polisi Gugur, 7 Luka0
- Serangan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Gubernur Ridwan Kamil: Pesan Saya Tetap Tenang 0
- APBMI Peduli Cianjur, Aksi Sosial Pengusaha Bongkar Muat Kepada Korban Bencana0
- Duarr! Bom Bunuh Diri Meledak di Polsek Astana Anyar Bandung, Pelaku Tewas 3 Polisi Terluka0
- Presiden Jokowi Wanti-wanti Ancaman Cuaca Ekstrem di Penghujung 20220
Diungkapkan Kapolri, Agus terafiliasi dengan organisasi Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Barat atau JAD Bandung. Kapolri juga menyebutkan, serangan bom yang dilakukan Agus bukan hanya menewaskan dia sebagai pelaku, namun juga membuat satu orang polisi meninggal dunia.
Sebelumnya, indonesiamaritimenews.com memberitakan serangn bom bunuh diri terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 08.20. Ketika itu polisi sedang menggelar apel pagi, tiba-tiba pelaku masuk menerobos barisan petugas. Dia lalu meledakkan diri di lobi polsek.
Belakangan bomber tersebut diketahui sebagai Agus Sujatno. Sesuai KTP, pria kelahiran 24 Agustus 1988 ini beralamat di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Kelapa Nunggal, Bandung. (Arry/ Oryza)











