Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan

By : Indonesia Maritime News 18 Okt 2026, 02:08:28 WIB Hankam
Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan

Keterangan Gambar : Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir terlihat dalam Operasi Amfibi pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), SITUBONDO: Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, berubah ibarat arena peperangan. Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir menunjukkan ketangguhannya di depan tentara Australia.

Ketangguhan Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir terlihat dalam  Operasi Amfibi pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026).

Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI, khususnya Korps Marinir, bersama Australian Defence Force (ADF) untuk meningkatkan kemampuan tempur dan interoperabilitas melalui penyelarasan prosedur taktis serta koordinasi unsur laut, darat, dan udara dalam pelaksanaan operasi amfibi.

Baca Lainnya :

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kedua negara untuk memperkuat kerja sama pertahanan, meningkatkan kesiapan operasional, serta membangun kesamaan pemahaman dalam menghadapi berbagai tantangan di medan operasi.

Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro menegaskan latihan bersama tersebut merupakan kesempatan strategis untuk mengasah kemampuan prajurit sekaligus memperkuat interoperabilitas dengan pasukan Australia.

“Latihan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan profesionalisme, mengasah kemampuan taktis, serta menyelaraskan prosedur operasi dengan pasukan negara sahabat. Dengan latihan bersama, diharapkan terbangun koordinasi yang solid dan kesiapan prajurit dalam melaksanakan operasi amfibi secara efektif dan profesional,” ujarnya. 

Seperti diketahui, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar demonstrasi operasi pendaratan amfibi dalam Latgabma Keris Woomera 2026 bersama Angkatan Bersenjata Australia/Australian Defence Force (ADF) di Pantai Banongan, Situbondo.

Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) ini dalam rangka memperkuat sinergi dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia. Demonstrasi diawali dengan penyusupan unsur laut (surface insertion) dan kegiatan pengintaian yang melibatkan KRI Sultan Iskandar Muda-367, HMAS Choules, HMAS Stalwart, dan HMAS Perth.

Selanjutnya, Detasemen Intai Amfibi (Denipam) Marinir, Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) TNI AL, bersama Maritime Tactical Operations (MTO) ADF melaksanakan pembersihan pantai (beach clearance) sebagai bagian dari tahapan persiapan pendaratan pasukan.

Operasi kemudian dilanjutkan dengan dukungan udara melalui misi Close Air Support (CAS) yang melibatkan dua pesawat Super Tucano EMB-314 TNI Angkatan Udara dan tiga pesawat PC-21 Royal Australian Air Force (RAAF). Melalui dukungan tersebut, pasukan pendarat bergerak menggunakan kapal pendarat dan perahu karet untuk merebut dua sasaran tumpuan pantai.

Pelaksanaan demonstrasi pendaratan amfibi dalam Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, menguji kesiapan operasional, serta memperkuat interoperabilitas antara TNI dan ADF dalam melaksanakan operasi gabungan (Arry/oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook