- Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Jumlah Alumni Terserap di Pasar Kerja
- Tangkapan TNI AL di Lampung, Ribuan Cartridge Liquid Vape Yakuza dan Batman Dimusnahkan
- Marinir Indonesia dan Militer Australia Sama-sama Asah Kemampuan Tempur
- KRI SIM-367 dan 3 Kapal Perang Australian Defence Force Uji Ketangguhan di Bali
- Catat, KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala 31 Oktober 2026
- Soal Cara Bertahan Hidup di Hutan, Tentara Australia Nyerah, Berguru pada Marinir Indonesia
- Pendekatan Geopolitik, Hukum Laut Internasional, dan Strategi diplomasi
- Tim QR Kodaeral I Bongkar Dugaan Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Deli Serdang
- Tugboat Bawa Ribuan Kubik Kayu Log Diamankan TNI AL di Perairan Utara Pulau Buru
- Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan
KRI SIM-367 dan 3 Kapal Perang Australian Defence Force Uji Ketangguhan di Bali

Keterangan Gambar : KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal serta tiga kapal perang Australian Defence Force/ADF uji ketangguhan di perairan Bali, Minggu (18/10/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal serta tiga kapal perang Australian Defence Force/ADF uji ketangguhan di perairan Bali.
Tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) yang terlibat yakni HMAS Choules, HMAS Stalwart, serta HMAS Perth.
Kegiatan ini dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 ini berlangsung di perairan utara Pulau Bali, yang digelar Minggu (18/10/2026).
Baca Lainnya :
- Soal Cara Bertahan Hidup di Hutan, Tentara Australia Nyerah, Berguru pada Marinir Indonesia0
- Tugboat Bawa Ribuan Kubik Kayu Log Diamankan TNI AL di Perairan Utara Pulau Buru0
- Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan0
- Pelayaran Misi Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Solomon0
- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-1000
Adapun serial latihan yaitu: pendaratan amfibi, Naval Gun Firing Support, peperangan antikapal selam, peperangan antikapal permukaan, peperangan antiudara, operasi helikopter, formasi manuver taktis, Ship Rider, Replenishment at Sea, Maritime Domain Awareness, serta Force Protection.
Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Rakhmad Widiyanto menyampaikan bahwa latihan ini menjadi momentum strategis untuk menguji kesiapan operasional kapal perang. Latihan ini juga meningkatkan kemampuan taktis serta menyelaraskan prosedur komunikasi dalam operasi maritim bersama.
Latihan unsur laut ini menegaskan komitmen TNI untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat kerja sama dengan angkatan laut negara sahabat. Kebersamaan KRI SIM-367 dengan kapal perang Australia menjadi wujud diplomasi militer yang dilandasi rasa saling percaya guna menjaga perdamaian kawasan Indo-Pasifik. (Bow/oryza).











