- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
Masih Diselidiki, MV Layar Anggun 8 Kandas & Terbakar, 12 ABK Loncat ke Laut..
Random Video
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Dampingi Panglima TNI Hadiri Peresmian Polda Papua
- Pengasuh MILBoS Ustad M.Rizki Akbar,SE Tadaburi Surah Al-'Asr Agar Hidup Beruntung
- Ini Rahasia, Pelabuhan Rugi Rp 4 M jadi Untung Rp 8 M
- Kenangan di Pol Damri Tanjung Karang, Lampung
- Nabi Muhammad SAW Isra' Mi'raj Menerima Perintah Penting Sholat. Lantas Bagaimana Bisa Kita Menikmat
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: MV Layar Anggun 8 kandas di atas karang. Terdengar letupan kebakaran di atas kapal. 12 ABK Loncat Kelaut menyelamatkan diri.
Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang berada di KRI Lepu-861 (KRI LPU-861) setelah mendapat informasi bergerak cepat mengupayakan bantuan kepada kapal MV Layar Anggun 8 yang terbakar dan kandas di Perairan Utara Tanjung Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (16/04).
Kebakar.an kapal berbendera Tanzania itu, bermula pada pukul 15.10 KRI LPU-861 mendapatkan informasi dari Sops Koarmada I bahwa telah terjadi laka laut terbakarnya kapal.
KRI LPU-861 yang dikomandani Mayor Laut (P) Zul Supri Nazara, berkoordinasi dengan Batam VTS bahwasanya MV Layar Anggun 8 tersebut kandas di Perairan Utara Tg. Berakit
Kemudian KRI LPU-861 mendekat dan berhenti 8pada jarak 600 yard lalu menurunkan sekoci untuk melaksanakan apapengawasan dan penilaian lebih lanjut kondisi MV Layar Anggun 8 pada jarak 10 M disebabkan kendala bahaya navigasi. Pada saat itu MV. layar anggun sudah kandas di karang.
Tim Penanggulangan Kebakaran (PEK) KRI LPU-861 terus berupaya melukan pemadaman menggunakan sekoci dengan peralatan pemadaman sistem pompa air laut Alkon dan terus melaksanakan pengawasan dan bersinergi dengan unsur kapal lainnya.
Kemudian kapal-kapal lainnya mulai berdatangan memberikan bantuan pemadaman antara lain KN. Sarotama dan KN. Rantos. Selanjutnya secara bersama-sama w kmumemadamkan api yang semakin be dan Dannysar dan terdengar ada letupan-letupan dari kapal.
Akhirnya, setelah berusaha sekian lama, Tim PEK KRI iniLPU-861 pada hari Rabu pagi (17/04) sekitar pukul 05.45 WIB berhasil memadamkan kebakaran di kapal MV Layar Anggun BBM8.
Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah Tuhan Seluruh Alam, ABK beserta Nakhoda 12 orang yang meloncat ke laut sel adaamat dan telah dievakuasi seluruhnya oleh Rescue ship Singapura sebelumnya.
Pemicu terjadinya kebakaran kapal MV Layar Anggun 8 hingga saat ini masih diselidiki.
Upaya penyelamatan ini sebagai implementasi pelaksanaan perintah pimpinan TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan kepada jajaran TNI AL agar memanfaatkan dan melibatkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun Alutsista untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana dan SAR.(Arry/Oryza)
